LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

5 Contoh Puisi Islami yang Menyejukkan Jiwa, Penuh Makna Mengingat Sang Pencipta

Puisi Islami biasanya dibuat dengan makna dan pesan khusus agar menjadi motivasi sekaligus pengingat umat Islam terhadap kebesaran Allah SWT.

2022-10-24 17:49:00
Puisi adalah
Advertisement

Contoh puisi Islami dapat menjadi sarana belajar mendalami sastra. Puisi sendiri adalah salah satu jenis di antara karya sastra lainnya yang bertajuk teks.

Secara umum, puisi disusun dengan memuat gagasan, pikiran, perasaan, pesan, maupun imajinasi dari sang penyair sendiri. Biasanya pula, puisi dibuat dengan bahasa yang indah, puitis, serta terikat pada irama.

Baca juga: Puisi Hari Guru Yang Menyentuh Hati

Advertisement

Puisi merupakan sebuah karya yang dapat dibuat dengan berbagai tema. Salah satunya yakni puisi Islami yang dapat menyejukkan hati.

Melansir dari berbagai sumber, Senin (24/10/22), berikut beberapa contoh puisi Islami yang dapat Anda baca sekaligus bagikan di media sosial.

Advertisement

Contoh Puisi Islami Pertama

©Pexels/bongkarn thanyakij

Taubat Nasuha

Ketika niat hati terasa mustahil ditepati
Hari-hari pun dilalui kosong tanpa arti
Dunia berbondong-bondong memasuki ruas hati
Memonopoli sukma yang tak berdaya seakan mati

Iya...
Aku telah mati sebelum malaikat maut bertamu
Sebelum napas yang dititipkan kembali bagai debu
Bahkan sebelum cakrawala runtuh di jantung sendu
Dan mentari tak lagi khidmat di garis ufuk
Menikam kalbu

Entah bekal apa yang akan ditimbang di Yaumul Miizan
Jikalau ibadah yang diwajibkan enggan terlaksanakan
Bahkan panggilannya lima kali sehari pun terabaikan
Hingga ukhrawi tempatku dikembalikan terlalaikan

Taaba-yatuubu taubah
Taubat kuazamkan bukti hujah
Sari'a-yasro'u sur’ah
Segera menuju Sang Pemurah

Rasa takutku begitu dahsyat terhadap neraka
Tapi aku tak pantas menantikan nirwana
Semoga hatiku sigap jujur dalam niatnya
Untuk berubah menggapai taubat nasuha

Contoh Puisi Islami Kedua

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Alhamdulillah


Di saat waktu berhenti…
Kosong…
Dimensi membutakan mata,
Memekakkan telinga
Lalu diri menjadi hampa,
Saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka,
Sadarku akan hadir-Mu,
Mematahkan sendi-sendi yang biasanya tegak berdiri.

Sujudku…
Pun takkan memuaskan inginku,
Untuk hanturkan sembah sedalam kalbu,
Adapun kusembahkan syukur pada-Mu Ya Allah,

Untuk nama,
Harta,
Dan keluarga yang mencinta,
Serta perjalanan yang sejauh ini tertempa.

Alhamdulillah…

Pilihan dan kesempatan,
Yang membuat hamba mengerti,
Lebih baik tentang makna diri,
Semua lebih berarti akan mudah dihayati.

Alhamdulillah…

Alhamdulillah…

Alhamdulillah…

Contoh Puisi Islami Ketiga

© PicJumbo

Tempat yang Hanya Milik-Mu

Oleh: Irfa Erfianah

Bukan kepalsuan yang ku mau
Bukan kesemuan yang aku butuhkan
Hanya sebuah tempat
Yang bisa terima hinanya aku

Ku temukan itu di sisi-Mu
Terlihat dalam agung nama-Mu
Tempat terindah yang hanya milik-Mu
Tempat terindah yang hanya di sisi-Mu

Tempat yang bisa terima kotornya aku
Yang beri bahagia dalam ketenangan
Sungguh kepalsuan tiada padanya
Kesemuan pun mustahil ada padanya

Wahai Zat Penggenggam Jiwa
Jiwa-jiwa hidup dan jiwa-jiwa mati
Merindu-Mu dalam lembar penghambaan
Berharap diterima di tempat yang hanya milik-Mu.

Contoh Puisi Islami Keempat

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Yang Maha Kuasa

Tatkala fajar menyingsing
Dingin pun menelusuk hingga ke tulang
Tak surut doa demi doa
Membumbung ke angkasa

Senandung ayat-ayat-Nya
Kian menggema di setiap sudut semesta
Azan yang dikumandangkan
Kian menenteramkan jiwa

Air yang mengalir membasuhi wajah
Menyegarkan hati dan menyucikan diri
Sujud hamba kepada-Nya
Pemilik alam semesta Allah Yang Maha Kuasa

Ya Allah Ar Rahman
Ya Allah Yang Maha Pengasih
Ya Allah Ar Rahim
Ya Allah Yang Maha Penyayang

Beribu kata terima kasih tak cukup untuk menebus rahmat-Nya
Rahmat Yang Maha Kuasa

Contoh Puisi Islami Kelima

© Istimewa

Candu Rindu Kepada-Mu

Oleh: Siti Nur Kholifah

Hati bergetar mendengar seruan keagungan-Mu
Kaki bersorak melangkah menuju hadapan-Mu
Menjamah air suci untuk membersihkan diri
Menuju ke persimpuhan nan suci

Seraya melantunkan bacaan-bacaan yang menganggungkan-Mu
Syukur tak hentinya menjalar sanubari
Hati bergejolak rasa rindu
Rasa rindu yang tak terbendung ingin segera menghadap-Mu

Rasa rindu seorang hamba yang haus akan rahmat-Mu
Apakah ini candu rindu kepada-Mu
Perasaan takut menyelimuti hati ini
Manakala tiada bertemu dengan-Mu

Seakan takut akan kehilangan-Mu
Hingga tak henti-hentinya ku bersimpuh di hadapan-Mu
Ya Robbi… Ya Rohman…

Jangan engkau hapuskan candu rindu ini
Candu rindu akan diri-Mu
Yang selalu menyelimuti hatiku

(mdk/mta)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.