LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

4 Tahapan Penciptaan Nabi Adam dari Tanah, Butuh Waktu 120 Tahun

Tahapan penciptaan nabi Adam dari tanah.

2023-04-25 08:30:00
Islam
Advertisement

Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah SWT sebagai khalifah di bumi. Proses penciptaan nabi Adam sendiri terdiri dari beberapa tahapan.

Nabi Adam tercipta dari tanah dan Allah memuliakannya dengan memberi pengetahuan tentang semesta. Ini seperti yang dijelaskan dalam surah Al Baqarah ayat 31:

"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda) seluruhnya,"

Advertisement

Berikut beberapa tahapan penciptaan Nabi Adam dari tanah yang membutuhkan waktu cukup laman dilansir dari laman schmu:

Fase Turab

Nabi Adam diciptakan melalui empat tahapan sebelum akhirnya ada di fase penghembusan ruh. Fase pertama ialah Fase Turab atau tanah yang berlum bercampur air.

Advertisement

Ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang tahapan ini sebagaimana yang terdapat pada Surah Al-Kahf Ayat 37; Al-Hajj Ayat 5; Ar-Rum Ayat 20; Fajir Ayat 11; Gafir Ayat 67; dan Ali ‘Imran Ayat 59.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan at-Tirmidzi disebutkan proses menciptakan Nabi Adam diambil dari berbagai macam dan warna tanah yang terdapat pada seluruh lapisan tanah.

Rasulullah SAW bersabda: "Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan Adam dari segenggam tanah yang Allah ambil dari seluruh permukaan tanah, maka lahirlah anak Adam yang sesuai dengan asal tanahnya.

Di antara mereka ada yang berkulit putih, merah, hitam dan perpaduan antara warna-warna tersebut. Di antara mereka ada yang bersifat lembut dan kasar serta perpaduan antara keduanya serta di antara mereka ada yang baik dan jahat." (HR. Abu Dawud)

Fase Thin

Tahapan kedua yakni fase Thin atau tanah yang bercampur air. Tahapan kedua ini dijelaskan pada 8 tempat di 7 surah, yaitu:

Surat Al-An’am Ayat 2; Al-A’raf Ayat 12; Al-Mu’minun Ayat 12; As-Sajdah Ayat 7; ash-Shaffat Ayat 11; Shad Ayat 71, 76; dan Al-Isra’ Ayat 61.

Fase ini dilakukan dengan mencampur tanah dengan air. Ini dilakukan karena air adalah syarat bagi semua makhluk untuk hidup.

Fase Hama' Masnun

Fase ini terjadi setelah fase kedua berlangsung lama sehingga menjadi lumpur hitam yang berbau dan berubah bentuk. Tahapan ketiga dikenal dengan istilah fase lumpur hitam (Hama’ Masnun).

Fase ini disebutkan tiga kali dalam Surah Al-Hijr Ayat 26, 28 dan 33. Pada Ayat 26 berbunyi: “Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.” (QS Al-Hijr: 26)

Fase Shalshal kal Fakhkhor

Fase keempat ini disebut dengan Shalshal kal Fakhkhar. Allah berfirman: "Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar." (QS Ar-Rahman: Ayat 14).

Lumpur hitam (hama’ masnun) seperti pada fase ketiga, lalu diberi bentuk sebagaimana manusia dalam keadaan berlubang atau kosong. Bentuk manusia yang diciptakan Allah adalah bentuk yang terbaik dari hewan-hewan yang ada.

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS at-Tin: Ayat 4)

Penghembusan Ruh

Setelah melewati empat tahapan di atas, fase selanjutnya ialah penghembusan ruh. Hingga akhirnya, atas izin Allah SWT Nabi Adam yang diciptakan dari tanah bisa hidup dan bergerak.

Menurut keterangan Syaikh Ahmad Al-Misry, tubuh Nabi Adam diciptakan dalam waktu 120 tahun, yaitu 40 tahun di tanah yang kering, 40 tahun di tanah yang basah dan 40 tahun di tanah yang hitam dan berbau.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.