4 Cara Membuat Henna, Mudah Dipraktikkan
Cara membuat henna dengan bahan alami mudah dipraktikkan sendiri di rumah, dan cenderung lebih aman karena tidak menggunakan bahan kimia tambahan
Cara membuat henna bisa dipraktikkan sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang sederhana. Henna merupakan sejenis tato tidak permanen yang biasa di gunakan pada beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, ataupun di daerah tubuh yang lain. Di Indonesia sendiri, henna banyak di gunakan untuk menghias tangan pengantin perempuan agar terlihat lebih menarik dan cantik.
Henna terbuat dari bahan alami berupa tanaman Lawsonia Inermis, yang banyak tumbuh di Asia Afrika, Arab, dan Australia. Masyarakat Indonesia biasa menyebutnya dengan tanaman 'pacar'.
Beberapa orang mengatakan bahwa henna bisa menyebabkan masalah pada kulit. Sebenarnya, penggunaan henna di tangan tidak berbahaya apabila menggunakan bubuk murni dari daun tanaman henna yang di campur dengan air. Henna yang berbahaya apabila bubuk henna di campur dengan zat pewarna kimia yang berbahaya untuk kulit.
Biasanya henna yang berbentuk pasta cenderung tidak aman karena memungkinkan adanya tambahan zat pewarna kimia. Henna yang mengandung zat kimia bisa menghasilkan efek samping berupa reaksi alergi seperti gatal, iritasi, dan bengkak.
Untuk menghindari itu semua, ada beberapa cara memakai henna yang aman di antaranya,
- Gunakan henna yang asli berwarna orange, merah atau cokelat tua
- Perhatikan kandungan-kandungan yang terdapat dalam henna
- Jangan pernah menggunakan henna berwarna hitam
- Hindari memakai henna pasta jika tidak terdapat informasi bahan
Berikutcara membuat henna secara aman dan alami di lansir dari kukucantik dan berbagai sumber, mudah untuk di praktikkan :
1. Menggunakan Bubuk Innai
Pilih bubuk innai yang masih segar dan belum tercampur dengan zat kimia. Biasanya bubuk innai yang masih segar jika dicium akan beraroma jerami. Bisa juga dilihat dari warnanya, innai yang segar akan berwarna hijau atau hijau ke coklatan. Semakin pucat warnanya, tandanya innai tersebut segar.
Bubuk innai yang segar dan alami biasanya akan menghasilkan warna orange atau merah saat di pakai. Apabila saat di gunakan berubah warna menjadi hitam, itu tandanya bubuk innai sudah terkontaminasi bahan kimia.
Cara Membuat :
- Siapkan bubuk henna sekitar 20 gram dan masukkan ke dalam mangkuk
- Beri sedikit perasan lemon atau jeruk nipis
- Aduk kedua bahan tersebut sampai lembut
- Masukkan gula pasir sebanyak 1,5 sendok teh
- Tambahkan 1,5 sdt minyak essential oil (minyak lavender, atau minyak messo oil)
- Aduk semua bahan dengan lembut kemudian diamkan selama 24 jam
- Setelah 24 jam henna siap di gunakan
2. Henna dari Pacar Air
Membuat henna dengan pacar air cukup mudah untuk dipraktikkan, cukup dengan sediakan daun pacar yang masih segar kemudian jemur di bawah sinar matahari sampai kering. Setelah itu, blender daun kering tersebut agar menjadi bubuk yang lembut. Setelah menjadi bubuk, sebaiknya di simpan terlebih dahulu minimal 24 jam di tempat yang kedap udara dan kering.
Cara Membuat :
- Siapkan bubuk henna yang sudah di diamkan
- Beri sedikit perasan lemon atau jeruk nipis
- Aduk kedua bahan tersebut sampai lembut
- Masukkan gula pasir sebanyak 1,5 sendok teh
- Diamkan sebentar lalu siap di gunakan
3. Henna dari Cengkeh
Bahan :
- Bubuk henna
- Air lemon
- 1/4 cangkir cengkeh
- 1 sdm gula pasir
Cara Membuat :
- Masukkan air lemon dan cengkeh kemudian masak sampai mendidih
- Setelah itu, dinginkan dan tambahkan bubuk henna serta gula
- Setelah dingin henna sudah siap di pakai
4. Henna dari Bubuk Gula
Bahan :
- 500 gr bubuk henna
- 2 sdt bubuk gula
- Air lemon
Cara Membuat :
- Campur bubuk henna dan gula halus ke dalam mangkuk
- Campurkan air lemon secara bertahan sampai menjadi adonan kental
- Diamkan selama kurang lebih 2 jam baru bisa di gunakan
Penggunaan gula sebagai campuran membuat henna akan membuat henna tidak cepat kering saat disimpan dan menjaga warna lebih tahan lama pada kulit. Hindari juga menggunakan air biasa karena akan membuat warna menjadi kurang pekat. Lebih di anjurkan menggunakan air asam seperti lemon, jeruk nipis, atau cuka apel.