LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

2 Wanita Jepang Cantik di Hidup Soekarno dan Kisah Asmara Berbalut Kepentingan Bisnis

Kisah asmara Ir.Soekarno dengan dua gadis Jepang dan isu kepentingan bisnis.

2020-10-14 08:19:45
Soekarno
Advertisement

Soekarno alias Bung Karno merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Perjuangan dan keputusan-keputusan krusial yang diambilnya selama menjadi Presiden pertama RI, seolah tak pernah bosan untuk dibahas.

Kehidupan asmaranya pun selalu menjadi cerita menarik untuk dikenang. Kisah cinta bapak proklamator Indonesia ini, nyaris tak pernah luput dibahas dalam buku-buku biografinya.

Seperti yang tertulis dalam artikel 'Politik dan Aspek Budaya Kompensasi Perang Jepang ke Indonesia' karya Yoshimi Miyake, disebut jika kelemahan Soekarno terhadap wanita sengaja dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha asal Jepang untuk bisa mendapatkan proyek besar di Indonesia.

Advertisement

Hal tersebut membuat dua perusahaan Jepang yang berbasis di Indonesia merencanakan strategi dengan menggunakan perempuan sebagai alat untuk mendapatkan akses ke Soekarno.

Setidaknya, ada dua wanita cantik asal Jepang yang akhirnya terlibat kisah asmara yang rumit dengan Bung Karno. Berikut informasi selengkapnya:

Advertisement

Berawal dari Utang yang Harus Dibayarkan Jepang ke Indonesia

Semuanya bermula setelah perang dunia II selesai, Jepang dikatakan wajib memberikan kompensasi kepada negara-negara yang pernah dijajahnya, salah satunya Indonesia. Ha tersebut sesuai dengan yang tertulis dalam Perjanjian San Fransisco tahun 1951 yang digagas Amerika Serikat sebagai pihak yang memenangkan perang.

Setelah menjalani proses yang cukup panjang, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang akhirnya mencapai kesepakatan soal jumlah dana rampasan perang yang harus dibayarkan. Dalam artikel 'Politik dan Aspek Budaya Kompensasi Perang Jepang ke Indonesia', disebutkan, Perdana Menteri Jepang Kishi dan Presiden Soekarno menyepakati, pemberian dana perbaikan untuk Indonesia dari Jepang sebesar USD 223,08 juta dan bantuan sebesar USD 80 juta, pada November 1957.

Kucuran dana yang masuk ke Indonesia dijadikan sebagai sasaran empuk ladang korupsi. Bahkan, perusahaan asal Jepang yang ada di Indonesia justru bisa mendapatkan mega proyek yang berasal dari dana kompensasi tersebut. Salah satunya, ialah perusahaan Kinoshita Trading Company milik Kinoshita Shigeru

Proyek-Proyek tersebut tentu saja diperolehnya melalui lobi-lobi tingkat tinggi. Salah satunya kedekatan Kinoshita dengan Perdana Menteri Jepang saat itu, Kishi. Kedekatan Kinoshita dengan sejumlah pejabat tinggi membawanya memiliki akses khusus dengan Presiden Soekarno.

Dikenalkan dengan Seorang Wanita Jepang

Demi bisa dekat dan mengambil hati Bung Karno, Kinoshita bahkan rela mengeluarkan uang perusahaan sebesar USD 100 ribu lebih untuk menjamu Soekarno saat berkunjung ke Jepang pada tahun 1958. Kabar ketertarikan Bung Karno pada wanita cantik lantas masuk ke telinga Kinoshita.

Ia lantas berusaha mendekati Bung Karno dengan cara mengenalkannya kepada model cantik bernama Kanase Sakiko di Kyoto. Pada akhir 1958, Kanase Sakiko dikirim ke Jakarta, namun secara resmi untuk menjadi guru bagi salah satu putri Kinoshita di Jakarta.

Kabar kedekatan Kanase dengan Soekarno pun mulai muncul. Kanase Sakiko kemudian disebut memiliki nama panggilan sebagai Mrs Basuki karena nama itu lebih mudah baginya untuk tinggal sebagai istri orang Indonesia. Rumor yang beredar, Kanase Sakiko menjadi salah satu istri Soekarno.

Perusahaan Lain Bersaing Ingin Dekati Soekarno

Salah satu perusahaan Jepang yang berbasis di Indonesia, yakni Tonichi bersaing dengan perusahaan Kinoshita untuk mendapatkan proyek di Indonesia. Tonichi mulai terlibat dalam hubungan bisnis dengan Indonesia pada 1948, akibat kedekatan personal yang dimiliki Kubo Masao selaku pemilik perusahaan dengan Soekarno yang terjalin secara insidental.

Tak mau kalah dari saingannya, pendiri Tonichi juga ikut mengenalkan Bung Karno dengan seorang wanita cantik di sebuah tempat hiburan malam di Tokyo, bernama Nemoto Naoko, yang selama ini kita kenal dengan sosok Ratna Sari Dewi Soekarno.

Wanita yang juga dikenal dengan sebutan Dewi Fujin itu dipertemukan dengan Soekarno saat berusia 19 tahun. Keduanya menikah tahun 1962, di usia Soekarno yang ke-57 tahun. Sehari setelah kedatangannya di Indonesia, Dewi Soekarno sempat menulis sebuah surat yang mengatakan jika Kubo sengaja menggunakan dirinya untuk kepentingan bisnis di Indonesia.

Namun, hal tersebut disangkal oleh Kubo pada 1966, meski dia mengakui perusahaannya telah menyediakan rumah untuk Nemoto dan Soekarno bertemu di Jakarta.

Dewi Soekarno Disebut Sebagai Istri Soekarno Paling Kontroversional

Dewi Soekarno sendiri diketahui merupakan istri ke-6 dari Ir. Soekarno, sekaligus salah satu istri yang disebut penuh dengan kontroversi. Dikatakan jika hubungan emosional antara Ratna Sari Dewi dengan Soekarno rupanya semakin menguntungkan perusahaan asal Jepang. Melalui Ratna Sari Dewi, sejumlah perusahaan dikatakan mendapat sejumlah mega proyek.

Setelah Orde Lama tumbang, Ratna Sari Dewi dikatakan terbang ke Eropa tahun 1967 dan hidup di sana. Tahun 2008, dia memutuskan untuk tinggal dna menetap di Shibuya Tokyo. Dia dikenal sebagai sosialita, dan beberapa kali tampil dalam acara TV dan kontes kecantikan. Di usianya yang kini menginjak ke-80 tahun, kecantikan Dewi Soekarno seolah tak pernah lekang oleh waktu.

©blogspot.com








(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.