LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

11 Niat Sahur dan Buka Puasa Beserta Artinya, Umat Islam Wajib Tahu

Dalam ajaran Islam, terdapat banyak macam puasa sunnah yang bisa dilakukan. Ditunaikan tergantung dengan kebutuhan dan waktu. Macam-macam puasa sunnah ini juga kerap dijalankan Rasulullah SAW selama hidupnya. Bahkan setiap puasa sunnah memiliki keutamaan atau keistimewaannya masing-masing.

2022-02-23 11:07:00
Sahur
Advertisement

Niat sahur umumnya akan disesuaikan dengan ibadah puasa yang hendak dijalankan. Puasa merupakan aktivitas menahan dan menjauhi dari dorongan perut serta kemaluan, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Saat menunaikan ibadah puasa, umat Muslim wajib untuk menahan diri dari lapar, dahaga, serta beragam perbuatan yang bisa membatalkan, mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari (maghrib).

BACA JUGA: Doa Sahur, Anjuran Dan Sunah Lengkap

Hal ini untuk meningkatkan ketakwaan seorang hamba. Pengertian serupa juga dijelaskan dalam kitab Subul al-Salam, yang berbunyi:

Advertisement

"Menahan diri dari makan, minum, jima' (bercampur dengan istri) dan lain-lain yang telah diperintahkan kepada kita untuk menahannya, sepanjang hari menurut cara yang disyariatkan. Demikian pula diperintahkan menahan diri dari ucapan yang diharamkan atau dimakruhkan, karena ada hadis-hadis yang melarang hal itu, itu semua berdasarkan waktu dan syarat-syarat yang telah ditetapkan."

Dalam ajaran Islam, terdapat banyak macam puasa sunnah yang bisa dilakukan. Ditunaikan tergantung dengan kebutuhan dan waktu. Macam-macam puasa sunnah ini juga kerap dijalankan Rasulullah SAW selama hidupnya. Bahkan setiap puasa sunnah memiliki keutamaan atau keistimewaannya masing-masing.

Simak sejumlah niat sahur dan buka puasa beserta artinya berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (23/2).

Advertisement

BACA JUGA: Niat Sahur Puasa Qadha, Bacaan Dan Tata Caranya

Niat Sahur Puasa Ramadhan

ilustrasi puasa ©Shutterstock.com

Secara harfiah, ibadah puasa Ramadan ditunaikan sepanjang bulan suci Ramadan, dengan jumlah sekira 29 sampai 30 hari. Puasa Ramadan adalah ibadah wajib yang telah dijelaskan melalui firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah ayat 183.

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa."

Berikut doa niat puasa yang dibaca pada malam hari atau saat sahur:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita’ala

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

Niat Sahur untuk Mengganti Utang Ramadhan

Puasa Qadha atau mengganti puasa Ramadhan ini hukumnya wajib dilaksanakan. Sebanyak hari puasa yang telah ditinggalkan saat bulan Ramadhan yang telah lalu. Ketentuan mengenai utang puasa Ramadhan ini dapat dipahami dalam penggalan surat di kitab suci Alquran, firman Allah pada QS. Al-Baqarah ayat 184.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Niat Sahur Puasa Sunah Senin Kamis

©Shutterstock

Puasa sunnah Senin Kamis merupakan salah satu amalan yang kerap dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW selama hidupnya. Hal ini mengacu pada hadits yang diriwayatkan oleh Siti ‘Aisyah RA pernah berkata: “Nabi SAW selalu menjaga puasa Senin dan Kamis” (HR Tirmidzi dan Ahmad).

Berikut ini bacaan niat puasa Senin yang bisa dibaca saat malam hari atau saat sahur:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Istnaini Sunnatal Lillahi Ta'ala.

Artinya : Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Sementara untuk bacaan niat sahur puasa Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillahi Ta'ala

Artinya : Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Niat Sahur Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan pada pertengahan bulan hijriah. Pertengahan bulan yang dimaksud di sini, bisa ditunaikan sejak tanggal 13, 14, dan 15. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala"

Artinya: "Saya niat berpuasa besok pada ayyamul bidh sunah karena Allah Ta'ala."

Apabila Anda tersilap membaca niat, bisa dilafalkan pagi harinya. Sedangkan jika niat diucapkan pada saat sudah terbitnya fajar, bacaannya sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu sauma ayyaami bidh sunnatan lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya berniat puasa ayyamul bidh, sunah karena Allah ta’ala."

Niat Sahur Puasa Sunnah Tasua dan Asyura

LelakiSihat.Com

Ada dua macam puasa yang paling utama di bulan Muharram. Puasa Asyura ialah ibadah puasa yang dijalankan pada tanggal 10 Muharram. Berasal dari kata Asyrah dalam bahasa Arab, yang artinya sepuluh. Sementara sebelum ibadah puasa tersebut, dianjurkan dimulai dengan puasa Tasu'a tanggal 9 Muharram.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnatit tasu'a lillahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah."

Sementara puasa sunnah Asyrah ditunaikan di tanggal 10 Muharram, berikut bacaan niat sahurnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."

Niat Sahur Puasa Rajab

Abu Bakar al-Warraq al-Balkhi rahimahullah dan sebagian ulama lainnya mengutarakan bahwa, bulan Rajab adalah bulan bertanam. Sedangkan Syaban adalah bulan pengairan tanaman. Kemudian pada Ramadhan adalah bulan panen tanaman. Dalam kitab Latha'ifu al-Maarif fima limawasim al-am min al-Wadza'if.

Bulan Rajab termasuk waktu yang disucikan dalam ajaran Islam.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHADIN AN ADA-I SUNNATI ROJABA LILLAHI TAALA

Artinya : "Aku berniat puasa sunah Rajab besok hari karena Allah Taala."

Apabila nanti malam Anda terlupa untuk mengucapkan bacaan niat puasa Rajab, dapat membaca pada hari Selasa pagi sebelum Zuhur tiba, yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA HAZAL YAUMI AN ADA-I SUNNATI ROJABA LILLAHI TAALA

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah Taala."

Niat Sahur Puasa Daud

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/JOAT

Cara mengerjakan puasa Daud dengan berselang waktu, jika hari ini puasa, maka besok tidak. Selanjutnya puasa lagi di hari ketiga dan kelima, begitu seterusnya.

Menunaikan ibadah puasa Daud tidak ada paksaan, laksanakan dengan tulus dan sesuai kemampuan. Hal ini juga berperan melatih diri untuk berkomitmen, disiplin, dan mengambil keputusan. Seperti yang tercantum dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

"Rasulullah Muhammad SAW bersabda, 'Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah (yang dinamakan) puasa Daud alaihissalam dan ini adalah puasa yang paling afdlal. Lalu aku (Abdullah bin Amru radhialahu 'anhu) berkata sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu, maka Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata: "Tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu'."

Berikut bacaan niat sahur puasa sunnah Daud:

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA DAAWUDA SUNNATAL LILLAHI TA'AALA

Artinya: "Saya niat puasa daud, sunah karena Allah Ta'ala,"

Niat Sahur Puasa Syaban

Puasa Sya'ban adalah puasa sunnah yang dilakukan di Bulan Sya'ban. Hal ini didasarkan dari hadits riwayat Saidatina aisyah Radiallahu Anhu beliau berkata:

"Adalah Rasulullah saw berpuasa sampai kami katakan beliau tidak pernah berbuka. Dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Syaban." (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).

Adapun bacaan niat sahur puasa syaban:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitusaumasyahrisyahbanlillahi taala"

Artinya: Saya niat puasa bulan syaban, sunnah karena Allah taala.

Niat Sahur Puasa Syawal

©blogspot.com

Puasa Syawal dilakukan selama enam hari pada bulan Syawal, pasca hari raya Idul Fitri. Puasa sunnah ini bisa dilakukan di waktu yang tak ditentukan, boleh urut maupun acak, selama masih dalam bulan Syawal.

Untuk menjalankannya ibadah puasa sunnah syawal, bacaan niat sahurnya:

نَوَيْتصَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu sauma ghodin an sittatin min syawalin sunattan lillahi taala."

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Niat Sahur Puasa Arrafah

Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah atau di hari ke-2 pelaksanaan ibadah haji. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah Rahimahullah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya."

Berikut bacaan niat sahur puasa sunnah Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

"Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."

Niat Sahur Puasa Tarwiyah

iStock

Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilakukan pada hari tarwiyah, yakni tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah tarwiyah sendiri berasal dari kata tarawwa yang artinya membawa bekal air. Karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal air zam-zam untuk persiapan arafah dan menuju Mina.

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

"Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala."

Bacaan Buka Puasa

Sementara untuk lafal doa berbuka puasa, sejatinya sama. Baik untuk puasa wajib di bulan suci Ramadan, maupun di sejumlah puasa sunnah lainnya. Seperti yang tertuang dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim berikut ini:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: "Ya Allah karana-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.