LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

10 Jenis Sayuran dan Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Dipanaskan, Wajib Tahu

Jenis sayuran dan makanan apa saja yang sebaiknya dihindari untuk sering dipanaskan? Simak ulasannya berikut ini.

2020-05-13 10:56:06
Jenis Sayuran
Advertisement

Sayuran merupakan bahan makanan yang wajib tersaji di menu makan setiap hari. Sebab, berbagai kandungan yang baik bagi tubuh seperti serat, mineral, dan vitamin terkandung di dalamnya. Namun proses memasak berbagai jenis sayuran ini seringkali justru dapat menghilangkan berbagai kandungan gizi yang ada di dalamnya.

Lantas, jenis sayuran dan makanan apa saja yang sebaiknya dihindari untuk sering dipanaskan? Simak ulasannya yang dikutip dari berbagai sumber berikut ini.

Advertisement

Bayam

©Shutterstock.com/ Maria Komar 

Jenis sayuran pertama yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan kembali adalah bayam. Sayuran ini mengandung berbagai vitamin dan mineral baik yang meliputi vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, magnesium, asam folat, zat besi, potassium, sodium, dan kalsium.

Advertisement

Bayam yang dipanaskan kembali akan mengubah kandungan nitrat di dalamnya menjadi nitrit. Nitrit ini merupakan zat yang membahayakan bagi kesehatan tubuh sebab bersifat karsinogenik sehingga dapat menyebabkan munculnya risiko penyakit kanker.

Kentang

©Pixabay/JamesHills

Kentang adalah jenis sayuran kedua yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan kembali. Sebab apabila sayuran yang satu ini dipanaskan kembali, maka kandungan gizinya akan berkurang bahkan dapat memicu bakteri untuk tumbuh di kentang tersebut.

Bakteri ini yang kemudian dapat menimbulkan masalah pencernaan seperti sakit perut hingga penyakit kronis yang membahayakan. Maka dari itu apabila kentang telah dimasak, sebaiknya segera dihabiskan sehingga tidak terdapat sisa makanan yang berlebih.

Brokoli

©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Jenis sayuran yang berbentuk unik ini memiliki berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa manfaatnya antara lain sebagai zat antibakterial, anti karsinogen, antiviral, serta sulforaphane yang membantu untuk meringankan peradangan pada sendi.

Sama halnya dengan bayam dan kentang, memanaskan kembali jenis sayuran yang satu ini juga tidak baik bagi kesehatan hingga memicu penyakit kanker.

Seledri

Shutterstock/Aneta_Gu

Seledri adalah jenis sayuran berikutnya yang patut dihindari untuk dikonsumsi dengan cara dipanaskan kembali. Sebab, seledri dapat menghasilkan zat yang bersifat racun bagi tubuh apabila dipanaskan dalam suhu yang cukup tinggi kembali.

Hal ini disebabkan lantaran jenis sayuran yang sering digunakan untuk memperkuat aroma dan rasa makanan ini mengandung nitrat yang cukup tinggi. Sama halnya dengan jenis sayuran yang mengandung nitrat, pada umumnya zat ini akan berubah menjadi nitrit yang bersifat karsinogenik.

Jamur

©2020 Merdeka.com

Jenis sayuran berikutnya yang patut dihindari untuk dipanaskan berulang kali adalah jamur. Jamur dapat berbahaya bagi tubuh dengan mengeluarkan zat beracun yang berasal dari komposisi protein di dalamnya.

Zat protein yang diubah tersebut lantas dapat memicu berbagai macam gangguan kesehatan seperti masalah pencernaan dan lain sebagainya. Maka dari itu, perlu diperhatikan takaran jamur yang akan dimasak dan dikonsumsi agar tidak ada sisa yang perlu dipanaskan kembali.

Telur

©2020 Merdeka.com

Telur adalah jenis makanan yang paling bergizi tinggi dan bermanfaat bagi perkembangan tubuh. Bahan makanan yang memiliki kandungan kalsium, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin B12 ini tidak baik apabila dipanaskan kembali.

Sebab, telur akan menghasilkan zat beracun yang berasal dari kandungan proteinnya yang tinggi dan menyebabkan berbagai masalah pada sistem pencernaan.

Daging Ayam

©Shutterstock

Jenis makanan yang satu ini juga kerap menjadi andalan sebagai menu utama. Namun, banyak yang kemudian salah kaprah yakni sering memanaskannya kembali. Hal ini sebaiknya patut dihindari.

Sebab, daging ayam juga memiliki kandungan protein yang apabila sering terpapar suhu yang cukup tinggi akan berubah menjadi zat yang bersifat racun dan berbahaya bagi kesehatan.

Salah satu saran yang dapat dilakukan untuk menghangatkan sisa daging ayam adalah dengan menggunakan microwave. Namun, hal ini juga tidak dianjurkan untuk dilakukan secara berulang-ulang.

Nasi

boldsky.com

Nasi merupakan sumber karbohidrat yang tinggi dan makanan pokok mayoritas penduduk di Indonesia. Memiliki sisa nasi juga menjadi satu hal yang cukup lumrah. Hal yang patut dihindari yakni dengan memanaskannya kembali secara berulang-ulang.

Sebab, beberapa penelitian yang terkait menunjukkan bahwa nasi yang dihangatkan kembali terkadang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada orang yang mengonsumsinya seperti keracunan.

Hal ini lantaran bakteri Bacillus cereus yang terdapat pada nasi akan terbunuh dan menghasilkan spora yang bersifat racun serta tahan panas.

Makanan Bersantan

© Cookpad/Lisa Lailatannur

Makanan bersantan memang selalu terlihat lezat untuk dikonsumsi. Sehingga makanan ini seringkali menjadi menu utama dari masyarakat Indonesia. Namun, banyak yang kemudian tidak memahami bahaya yang dapat ditimbulkan jika sering memanaskan jenis makanan yang satu ini.

Hal ini lantaran lemak yang banyak terkandung di dalam makanan bersantan akan berubah menjadi lemak jahat. Lemak jahat ini kemudian dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam aliran darah hingga menyebabkan masalah kesehatan seperti hipertensi dan penyakit jantung.

Olahan Daging

©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Olahan daging yang sering dijumpai seperti ham, sosis, nugget, hingga berbagai masakannya ini juga berbahaya apabila dipanaskan kembali. Hal ini lantaran zat racun yang dihasilkan serta berbagai perubahan kimiawi pada daging apabila terpapar suhu yang panas secara berulang-ulang.

(mdk/mta)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.