LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

10 Cara Menanam Melon dengan Sistem Lanjaran, Mudah Dipraktikkan

Cara menanam melon sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai metode pananaman. Salah satunya, menggunakan sistem lanjaran atau ajir.

2020-07-16 09:42:53
Tanam Pohon
Advertisement

Cara menanam melon sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai metode pananaman. Salah satunya, menggunakan sistem lanjaran atau ajir untuk membuat tanaman melon tumbuh merambat atau dibiarkan menjalar di atas permukaan tanah.

Sistem penanaman ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan metode lain seperti sistem lesehan dan menanam di dalam pot.

Pada dasarnya, tanaman melon bersifat menjalar dan merambat maka dari itu metode penanaman lanjaran sangatlah cocok untuk melon.

Advertisement

Berikut cara menanam melon menggunakan sistem lanjaran dikutip dari laman ilmubudidaya:

Persiapkan Lahan

Hal pertama yang harus dilakukan ialah mempersiapkan lahan penanaman di sekitar rumah dan membersihkan lokasi penanaman dari gulma dan rumput liar. Pastikan juga lahan penanaman terbebas dari benda yang menghalangi cahaya matahari masuk.

Advertisement

Tanaman melon sendiri merupakan jenis tanaman yang bisa ditanam di daerah dataran tinggi maupun rendah. Namun, kita wajib memperhatikan kandungan unsur hara serta keseimbangan pH dalam tanah yang akan digunakan.

Penggemburan Tanah

Jika tahap pembersihan tanah sudah selesai dilakukan, selanjutnya ialah tahap penggemburan tanah menggunakan cangkul atau alat lain serta membuat lubang pupuk calon bedengan dengan bentuk alur.

Buatah sepasang untuk setiap calon bedengan agar bagian tengahnya bisa untuk pengairan nantinya dengan jarak bendengan sekitar 50-100 cm saja agar tanaman bisa merambat ke atas.

Memberikan Pupuk Dasar

Sebelum memulai proses penanaman, tanah harus diberi pupuk dasar yang terdiri dari pupuk organik dan pupuk buatan. Letakkan pupuk dasar disepanjang alur calon bedengan lalu kemudian diaduk dan ditutup kembali sambil dibentuk bedengan.

Untuk pupuk organik Anda bisa menggunakan pupuk kandang lalu untuk pupuk anorganiknya bisa menggunakan campuran Phonska: SP-36:KCL dengan perbandingan 5:3:1 saja. Perbandingan bisa dilakukan sesuai selera.

Pemasangan Plastik Mulsa

Setelah lahan siap dan bedengan sudah digemburkan serta diberi pupuk dasar, bedengan yang sudah jadi kemudian ditutup dengan plastik mulsa untuk mencegah penguapan berlebih serta mencegah tumbuhnya gulma pada tanah.

Persiapkan Bibit

Siapkan bibit melon dengan memilih benih melon hibrida unggulan yang banyak dijual di toko pertanian. Sebelum ditanam, rendam benih dalam 1 liter air yang sudah dicampur ZPT dan bakterisida+fungisida sistemik selama minimal 4 jam dan maksimal 12 jam.

Setelah itu, benih lalu dibuntal dalam kain basah selama 1 sampai 2 hari sampai berkecambah. Sambil menunggu, siapkan tanah dengan cara di ayak dan taruh dalam pot kecil lalu sirami tanah dengan air.

Setelah bibit terlihat mulai tumbuh akar, segera tanamkan pada pot yang sudah disiapkan dengan kedalaman 1 cm saja lalau tutup dengan taburan tanah tipis.

Biasanya, bibit akan tumbuh dalam 2 hari. Setelah mulai tumbuh dan berkembang, tempatkan bibit pada lokasi yang panas agar batang bisa segera beradaptasi dengan kokoh.

Siapkan Ajir

Sembari menunggu bibit, siapkan ajir pada lahan tanam sepanjang 2 meter sebelum mulai proses penanaman. Ajir adalah alat penegak yang terbuat dari batang bambu atau bahan lainnya yang berfungsi sebagai tempat bersandar pohon, penyangga batang atau tempat merambatnya tanaman.

Biasnaya bibit akan siap ditanam di lahan setelah bibit memasuki usia hari ke-7 dengan ciri terlihat daun di tengah. Jangan lupa untuk menyiram bibit secara rutin setiap hari.

Proses Penanaman Bibit

Bibit yang sudah berusia 7 hari dan mulai tumbuh daun ditengah sudah siap untuk dipindah ke lahan tanam. Adapun langkahnya ialah:

  • Buat lubang tanam pada permukaan plastik dengan jara antara 40-50 cm antar lubang tanam
  • Kocorkan larutan NPK 16-16-16 dan insektisida pada setiap lubang tanam
  • Siram bibit pada pot hingga basah benar seluruh perakarannya
  • Tanamkan bibit melon secara serempak pada pagi hari dan hentikan ketika diatas jam 10. Lanjutkan kembali setelah pukul 2 siang hingga sore
  • Segera siram tanaman melon yang baru saja ditanam
  • Tancapkan ajir sesegera mungkin agar tida sampai merusak perakaran bibit melon yang masih muda

Pemupukan Tanaman

Setelah selesai melakukan proses pemindahan bibit, selanjutnya akan dilakukan pemupukan susulan tanaman melon. Pemupukan susulan berfungsi untuk memacu pertumbuhan serta perkembangan tanaman melon.

Pemupukan susulan ini bisa dilakukan dengan cara kocor atau semprot. Adapun cara pemupukan susulan tersebut dengan berbandingan bahan sebagai berikut seperti yang dikutip dalam ilmubudidaya:
Pemupukan Kocor

  • Interval pemupukan kocor ialah 6-10 hari sekali
  • Umur 1-18 hari setelah tanam = NPK Grower:KNO merah:Yaramila (5:2:1). Tiap 2 gelas minum campuran pupuk dilarutkan dengan 40 Liter air lalu dikocorkan secara merata
  • Umur 19-37 hari setelah tanam = NPK 16-16-16:KNO putih:Yaramila (5:2:1). Tiap 3 gelas minum campuran pupuk dilarutkan dengan 40 liter air
  • Umur 38-55 hari = NPK 16-16-16:MKP:KCL:Kalsium:Yaramila (5:2:2:1:1). Tiap 3 gelas minum campuran pupuk dilarutkan dengan 40 Liter air dan dikocorkan merata


Pemupukan Semprot

Tujuan pemupukan semprot ialah memberikan unsur mikro bagi tanaman melalui batang dan daun. Yang digunakan adalah pupuk mikro cair seperti Primarin-B disemprotkan dengan dosis sesuai dengan keterangan pada label.


Pengairan

Pada lahan penanaman, jangan lupa untuk memperhatikan sistem pengairan untuk menjaga metabolisme tanaman. Pengairan dilakukan dengan cara memompakan air ketengah bedengan.

Anda bisa melakukan penyiraman sebanyak 4 hari sekali di musim kemarau dan 7 hari sekali di musim penghujan.

Jangan lupa untuk memperhatikan tanaman agar terhindar dari berbagai jenis hama serta penyakit.

Seleksi Buah dan Pemangkasan Tunas

Sumber: bibitonline ©2020 Merdeka.com


Saat tanaman sudah mulai tumbuh, lakukan seleksi buah dan pemangkasan tunas. Biasanya pada sistem lanjaran akan disisakan 1 buah saja tapi bisa juga 2 buah.

Anda perlu melakukan seleksi buah dan perempelan sekaligus. Jika hanya 1 buah yang akan disisakan, maka peliharalah sulur utama dan sulur lain dipangkas sejak dini. Sulur dirambatkan ke ajir. Namun jika hendak membesarkan 2 buah maka peliharalah 2 sulur melon.

Buah yang dipilih adalah buah pada ruas ke 12-14 (1,5 meter dari akar). Bentuk buah harus bulat sepurna dan tidak peang. Pangkasah tunas lain yang tidak menjadi tunas buah yang dipelihara. Ikat tangkai buah dengan tali dan gantungkan pada ajir.

Melon yang sudah siap dipanen biasanya memiliki ciri warna dan gagang yang sudah mulai mengering serta mengeluarkan bau harum. Umumnya melon bisa dipanen pada usia 55-70 hari setelah penanaman.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.