LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRAVEL

Ngerebeg, Tradisi Mewarnai Diri untuk Mengusir Roh Jahat

Bukan sekedar iseng, anak-anak dan remaja ini tengah mengikuti salah satu tradisi unik yang hanya dilakukan di Desa Tegalalang yaitu Tradisi Ngrebeg. Ritual ini digelar dengan tujuan untuk mengusir roh jahat yang mengganggu warga setempat.

2021-07-08 12:00:00
picture first
Advertisement

Sejak pagi tadi seluruh anak-anak dan remaja di ‎Desa Tegalalang, Gianyar Bali sudah sibuk melumuri tubuh dan wajah. Riasan unik dan warna-warni menghiasi tubuh dan wajah mereka. Dari warna kuning, putih, biru terang, gelap, ungu pun ada. Beberapa wajah mereka juga rela dilukis sedemikian rupa hingga menyerupai wong samar atau raksasa.

Bukan sekedar iseng, anak-anak dan remaja ini tengah mengikuti salah satu tradisi unik yang hanya dilakukan di Desa Tegalalang yaitu Tradisi Ngrebeg. Ritual ini digelar dengan tujuan untuk mengusir roh jahat yang mengganggu warga setempat. Tradisi ini merupakan serangkaian dari prosesi Nyadnya di Pura Duur Bingin, Tegallalang.

Setiap enam bulan sekali, warga Desa Tegal Alang, Gianyar, Bali, menggelar tradisi ngerebeg ini. Tradisi ini telah mengakar sejak dahulu dan tetap lestari hingga kini. Menjadi salah satu tradisi yang selalu dinanti setiap warga.

Advertisement

©2021 Merdeka.com/Dewa Krisna

Cat berwarna hitam melumuri wajah, wajah remaja ini dirias sehingga nampak menyeramkan. Tetapi memang itulah tujuan riasan ini, riasan yang menyeramkan menjadi simbol sifat buruk yang ada di dalam diri dan harus dihilangkan. Ngerebeg merupakan simbol hadirnya bhutakala dalam diri manusia.

Advertisement

Menurut kepercayaan, ada enam jenis musuh yang harus dinetralisir dalam diri manusia. Riasan, topeng dan segala pernak-pernik yang dikenakan oleh peserta tradisi seolah mewakili sifat-sifat buruk. Meski menyeramkan namun mereka menggunakan sebagai tolak bala dan menghilangkan sifat buruk itu. Ritual ini tak hanya dilakukan oleh anak-anak saja, namun juga remaja hingga orang dewasa.

©2021 Merdeka.com/Dewa Krisna

Setelah menghias diri para remaja dan anak-anak berkumpul di Pura Duur Bingin. Di pura ini mereka akan mempersiapkan pelaksanakaan ritual Ngerebeg, diawali dengan pacaruan. Setelah pacaruan, dilanjutkan menghaturkan paica alit, yakni krama nunas ajengan (mohon makanan) berupa nasi berisi lawar yang langsung dinikmati bersama di halaman Pura Duur Bingin.

Dari keyakinan masyarakat setempat, di antara anak-anak itu akan ada kehadiran wong samar. Diyakini pula wong samar merasuki anak-anak, sehingga harus diberlakukan istimewa. Hal ini dibuktikan saat disajikan santap siang bersama anak-anak akan terus minta nambah, padahal sajiannya sudah melebihi porsi orang dewasa.

©2021 Merdeka.com/Dewa Krisna

Para peserta Ngerebeg akan membawa berbagai hiasan dari pelepah busung dan pelepah daun jaka. Selain itu, ada juga lelontek, kober dan penjor yang akan diarak berkeliling.

Peserta akan berjalan sejauh 10 kilometer mengelilingi Desa Tegallalang. Saat berkeliling desa, peserta dihaturkan sesajen di tiap-tiang pura dan kuburan yang dilewati.

©2021 Merdeka.com/Dewa Krisna

Setelah Ngerebeg ini diharapkan semua pikiran menjadi jernih, sehingga pelaksanaan upacara terlaksana dengan baik, suci dan tulus ikhlas. Tradisi Ngerebeg Bali dilaksanakan sehari menjelang Karya Piodalan di Pura Duur Bingin setiap 210 hari sekali. Ritual ini juga selalu dilaksanakan pas saat rahina Pegat Uwakan pada Buda Kliwon Pahang.

Tradisi ini sudah ada sejak jaman dahulu, dilakukan secara turun temurun hingga saat ini. Masyarakat percaya jika Tradisi Ngerebeg karenatidak dilaksanakan maka akan terjadi bencana yang menimpa masyarakat.


(mdk/Tys)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.