LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRAVEL

Menyusuri Saksi Bisu Sejarah UGM Cabang Magelang

Siapa sangka UGM punya kampus di Magelang. Namun sudah ditinggalkan, sisa bangunannya masih bisa dilihat hingga sekarang. Bangunan ini bernama UGM Cabang Magelang, yang punya sejarah kiprah akademik bagi UGM yang berada di kelurahan Cacaban, Kota Magelang.

2021-04-14 12:00:00
picture first
Advertisement

Universitas Gajah Mada (UGM), kampus internasional ini telah didirikan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1949. Saat ini seluruh kegiatan akademiknya berpusat di Yogyakarta. Namun siapa sangka, salah satu universitas tertua di Indonesia ini juga pernah berkembang di sebelah barat laut kota pelajar ini.

Tepatnya di Magelang, ada peninggalan bangunan tua yang tidak lagi digunakan. Bangunan ini bernama UGM Cabang Magelang. Berada di kelurahan Cacaban, Kota Magelang, bangunan inipunya sejarah kiprah akademik bagi UGM.

Dibangun pada tahun 1962, bangunan dengan gaya arsitektur 60an ini masih berdiri kokoh hingga kini. Semak belukar dan rumput taman yang meninggi menghiasi setiap sudut tempat. Sekian lama ditinggalkan, UGM Cabang Magelang menjadi saksi bisu sejarah institusi di Kota Sejuta Bunga.

Advertisement

©2021 Merdeka.com/Madha Ramadhan

Kompleks UGM Cabang Magelang berada 10 menit perjalanan dari pusat kota Magelang. Bangunan ini berada tepat di samping kantor Bakorwil II Magelang. Terdapat sebuah lingga 2 meter yang masih berdiri saat memasuki bangunan ini. Lingga tersebut menjadi ikon kala bangunan ini berfungsi. Tepat di ujung bangunan terdapat monumen berbentuk gapura.

Tugu di bawahnya berisikan logo UGM Cabang Magelang, lengkap dengan ukiran nama. Nama para staff pengajar hingga mahasiswa terukir pada monumen. Selan itu 1964 dan 1978 menjadi penanda UGM Cabang Magelang telah berdiri selama 14 tahun.

Advertisement

©2021 Merdeka.com/Madha Ramadhan

Kompleks UGM Cabang Magelang terdiri dari beberapa bangunan. Ruang kelas, perkantoran, lorong, ruangan kecil, hingga gazebo. Lapangan di samping bangunan juga disediakan. Menandakan kelengkapan akademik UGM Cabang Magelang. Sisa-sisa bangunannya masih bisa dilihat hingga sekarang.

Tembok bangunan berdiri kokoh dilapisi cat krem di setiap sudut ruangan. Kaca jendela di setiap ruangan banyak yang pecah. Hanya menyisakan bingkai kaca yang masih menggantung pada jendela. Beberapa pintu ruangan terlihat juga sudah mulai usang bahkan hilang. Lantai yang dilapisi tegel sudah banyak ditutupi debu dan tanah.

Lorong ruangan nampak kumuh, plafonnya beberapa runtuh. Sekali lagi, rumput tinggi dan subur mendominasi di depan tiap bangunan. Tak jarang beberapa orang melihatnya sebagai tempat yang mengerikan.

©2021 Merdeka.com/Madha Ramadhan

Konon katanya, ada bekas kuburan di kampus UGM Cabang Magelang. Namun tak diketahui pasti di mana letak keberadaannya. Kabarnya, bangunan ini juga bekas kantor pemerintah Hindia Belanda.

UGM Cabang Magelang mulanya didirikan oleh Yayasan Swasta PTM. Tujuan pendiriannya tidak lain untuk memajukan pendidikan di Magelang. Hingga akhirnya pada 18 Desember 1964, UGM Cabang Magelang diresmikan.UGM cabang Magelang ini juga digunakan sebagai tempat kuliah mahasiswa Fakultas Hukum,Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Teknik.

14 Tahun beroperasi, 12 Agustus 1978 UGM Cabang Magelang resmi ditutup. Aktivitas perkuliahan disatukan di kampus UGM Yogyakarta sehingga bangunan tersebut tidak dipergunakan lagi. UGM Cabang Magelang tak lagi melakukan proses belajar mengajar.

©2021 Merdeka.com/Madha Ramadhan

Selama 14 tahun, UGM Cabang Magelang telah mencetuskan ratusan sarjana. Terhitung setidaknya ada 1.855 mahasiswa yang terdaftar di UGM Cabang Magelang. Salah satu tempat bersantai favorit mahasiswa kala itu ialah gazebo belakang kampus.

Dari sana, pemandangan Gunung Bandongan, Sumbing, dan Kali Bening terlihat jelas. Kini, suara ramai kampus tak lagi terdengar. Meski begitu, UGM Cabang Magelang menjadi bukti sejarah kiprah pendidikan UGM dan kota Magelang.

(mdk/Ibr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.