Keelokan Matahari Terbenam di Jembatan Tayan
Waktu terbaik mengunjungi Jembatan Tayan adalah saat sang surya hendak pulang ke peraduan sekitar pukul 5 sore. Dari atas jembatan, kamu bisa melihat detik-detik matahari mulai tenggelam. Warna jingga muncul di tengah-tengah langit yang mulai gelap.
Salah satu primadona wisata Kalimantan Barat ialah Jembatan Tayan. Melintang di atas Sungai Kapuas, Jembatan Tayan menjadi jembatan terpanjang ketiga di Indonesia. Setelah Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura.
Waktu terbaik mengunjungi Jembatan Tayan adalah saat sang surya hendak pulang ke peraduan sekitar pukul 5 sore. Dari atas jembatan, kamu bisa melihat detik-detik matahari mulai tenggelam. Warna jingga muncul di tengah-tengah di antara langit yang mulai gelap.
Keindahan Jembatan Tayan saat sunset tidak ada duanya. Menikmati sunset di Jembatan Tayan memang cocok sebagai penutup hari yang manis.
©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo
Pada malam hari, jembatan tampak cantik hadir dengan lampu hias berwarna putih menghiasi sisi jalan. Memancarkan keindahan di tengah gelap. Semburat oranye menjelang senja muncul di balik pegunungan membuat suasana di Jembatan Tayan semakin syahdu.
Enggak bisa dipungkiri, keindahan Jembatan Tayan membuat seseorang betah berlama-lama di sana. Enggak heran, tempat ikonik ini dinobatkan menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati sunset di Kalimantan Barat.
©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo
Seluruh sudut Jembatan Tayan memang tak boleh dilewatkan begitu saja. Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan dari atas Sungai Kapuas, Sanggau dengan jasa speed.Cukup mengeluarkan dana Rp 20 ribu, kamu bisa puas mengelilingi jembatan yang beroperasi sejak 22 Maret 2016 ini.
Tak hanya itu saja, di Jembatan Tayan kamu juga bisa duduk bersantai. Di tepian sungai terdapat banyak pedagang yang siap mengisi perutmu.
©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo
Tak hanya menawan saat malam hari, Jembatan Tayan tetap terlihat memesona saat siang hari. Desain melengkung di bagian tengah membuat jembatan yang memiliki panjang mencapai 1.440 meter ini tampak megah.
Jembatan Tayan didominasi warna merah putih seperti warna bendera Indonesia.Konstruksi jembatan tersebut terbagi dalam dua bentangan yang menghubungkan Kota Tayan dengan Desa Piasak. Bentangan pertama jembatan dari arah Kota Tayan menuju Pulau Tayan. Sedangkan bentangan kedua adalah jembatan dari arah Pulau Tayan menuju Desa Piasak.
©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo
Para pengunjung bisa memilih beberapa spot menarik untuk berfoto. Saat menghadap ke selatan, Jembatan Tayan akan disuguhkan panorama perbukitan yang indah. Menghadap ke utara memandang pertambangan bauksit. Kamu juga bisa mengambil foto dari atas bukit di sekitar lokasi jembatan.
Dari atas jembatan, kamu juga bisa melihat aktivitas di sekitar sungai. Sekitar lokasi jembatan juga terdapat taman dengan rerumputan hijau bertuliskan 'Kapuas Tayan Bridge'. Jembatan Tayan cocok kamu kunjungi bersama keluarga atau orang spesial.
(mdk/Tys)