Youtuber Kimi Hime Belum Merespons Pemanggilan Kemkominfo
Youtuber Kimi Hime Belum Merespons Pemanggilan Kemkominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memanggil Youtuber Kimi Hime. Youtuber game tersebut dipanggil lantaran beberapa konten yang diunggahnya dianggap memuat unsur kesusilaan. Mulai dari kata-kata yang diucapkan hingga gambar dalam video itu.
Menurut Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, pihaknya sudah mengirim e-mail resmi sebanyak 5 kali ke alamat yang tertera dalam akun Youtube-nya sejak Senin, 22 Juli kemarin. Namun, e-mail yang dikirim Kemkominfo belum direspon oleh youtuber itu.
"Bahkan kami DM ke Instagram miliknya pun belum ada tanggapan apa-apa dari Kimi Hime hingga pada hari ini," katanya kepada Merdeka.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/7).
Sebelumnya, ikhwal pemanggilan youtuber Kimi Hime ini, berawal dari laporan Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) kepada Komisi I DPR RI. Laporan APPI kemudian dibahas oleh Komisi I DPR RI bersama Kemkominfo saat rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis 18 Juli lalu.
"Kemkominfo diminta ambil tindakan terkait dengan beberapa konten di kanal Youtube-nya Kimi Hime yang dari kata-kata dan gambarnya cenderung melanggar kesusilaan. Kami ingin minta ke dia untuk memblokir sendiri atau setidaknya men-take down konten yang kami maksud itu," katanya.
Untuk lebih jelas mendengarkan alasannya tersebut, Kemkominfo pun memanggil Youtuber yang telah memiliki 2 juta subscribers itu.
"Makanya, kami undang dia untuk datang ke Kemkominfo guna menyampaikan maksud dari konten tersebut dan dari kami sendiri akan menyampaikan link-link yang menurut pemahaman kami konten dalam link tersebut memuat unsur kesusilaan," tambahnya.
(mdk/idc)