LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Xiaomi Sesumbar Ingin Menguasai Dominasi Pasar Smartphone di Dunia

Pasar internasional menjadi semakin penting bagi Xiaomi. CEO sub-brand Xiaomi, Redmi, Lu Weibing, pun tidak menampik hal tersebut, dan secara terbuka membicarakan rencana perusahaan untuk menguasai pasar dunia.

2019-06-07 15:21:00
Xiaomi
Advertisement

Pasar internasional menjadi semakin penting bagi Xiaomi. CEO sub-brand Xiaomi, Redmi, Lu Weibing, pun tidak menampik hal tersebut, dan secara terbuka membicarakan rencana perusahaan untuk menguasai pasar dunia.

Dikutip dari Phone Arena, Jumat (7/6), Weibing mengatakan kombinasi Xiaomi dan Redmi di India telah memimpin pasar smartphone selama tujuh kuartal terakhir.

Keduanya kini unggul 10 persen dari Samsung yang berada di posisi kedua. Xiaomi pun memiliki ambisi yang lebih besar.

Advertisement

Weibing mengatakan, melalui investasi lebih lanjut, Xiaomi ingin berada di level baru dengan memiliki 50 persen pangsa pasar di India.

Xiaomi bersama Redmi saat ini menguasai 29 persen pengapalan smartphone di India. Target 50 persen pun dinilai tidak mustahil.

Secara keseluruhan, tujuh dari 10 smartphone terlaris di India berasal dari Xiaomi. Selain itu, beberapa pekan lalu diumumkan pengapalan Redmi Note 7 telah mencapai lebih dari 2 juta unit.

Advertisement

Di luar Asia, Xiaomi dan Redmi juga berharap untuk melanjutkan ekspansi mereka pada tahun ini. Di Eropa, perusahaan berada di urutan keempat di belakang Samsung, Apple, dan Huawei. Xiaomi berharap akan secara bertahap menutup kesenjangan tersebut.

Selain itu, mereka juga berharap pada peningkatan pengapalan smartphone besutannya di dunia.

Redmi sendiri pada tahun ini akan meluncurkan jajaran produknya di Amerika Latin, bersama pasar Afrika Timur, Afrika Tengah, dan Afrika Barat.

Perusahaan berencana untuk melanjutkan fokusnya pada e-commerce dan "value for money", berarti tidak akan ada tekanan untuk margin keuntungan yang besar.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Andina Librianty

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.