Xiaomi Sebut Tunda Penetrasi Pasar Amerika Serikat
Xiaomi Sebut Tunda Penetrasi Pasar Amerika Serikat
Pada MWC 2019 minggu lalu, Xiaomi meluncurkan produk 5G generasi pertamanya, yakni Mi Mix 5G dan juga flagship Mi 9. Namun produk 5G yang sebenarnya punya pasar yang sangat tersegmentasi yang salah satunya di AS, nampaknya belum akan masuk negeri Paman Sam tersebut.
Padahal, sejak Juli tahun lalu, wakil presiden Xiaomi Wang Xiang menyebut bahwa perusahaan berharap untuk memasuki pasar AS pada tahun ini.
Namun berdasarkan wawancara yang dimuat Venture Beat dengan juru bicara Xiaomi global, Donovan Sung, diimplikasikan bahwa hal ini tak akan terjadi dalam waktu dekat.
"Saya pikir hal itu (masuk pasar AS) adalah hal yang akan terus jadi perharian kami untuk 2019 dan 2020," ungkap Sung.
Hal ini tentu mengindikasikan belum siapnya Xiaomi menembus pasar AS yang masih didominasi produk dari Apple.
Dalam wawancara tersebut juga, Sung juga menyebut kalau Xiaomi sembari persiapan penetrasi ke pasar AS, mereka juga mengembangkan konsep smartphone lipat. Sebelumnya Xiaomi sudah memberi bocoran sendiri soal smartphone lipat berkonsep dual folding ke dalam.
Permasalahannya menurut Sung, Xiaomi dikenal dan besar lewat filosofi gadget murahnya. Ketika Xiaomi akhirnya merilis gadget lipat, tentu harganya bisa mencapai 1.900 USD, yang mana bertentangan dengan pola pembanderolan harga Xiaomi selama ini.
Meski demikian, konsep smartphone lipat tetap diuji cobakan dan mungkin akan dilepas dalam jangka panjang.
Baca juga:
Minggu Depan, Realme 3 Bakal Masuk Indonesia
Kematian Akibat Main Smartphone Sentuh Angka Tertinggi Selama 30 Tahun
Segera Rilis, Vivo V15 dan V15 Pro Dengan Kamera Pop-up dan Desain Elegan
Berakhirnya Perang Paten Huawei dan Samsung di Meja Hijau
Samsung Galaxy A90 Disebut Usung Kamera Pop-up yang Bisa 'Diputar'
Motorola Konfirmasi Akan Rilis Smartphone Lipat
Nubia Alpha, Smartphone Sekaligus Smartwatch yang Canggih dan Futuristik