Waspada penipuan online berkedok tiket Olimpiade Rio de Janeiro
Layanan penjualan tiket untuk Olimpiade Rio de Janeiro 2016 banyak bermunculan.
Kaspersky Lab akhir-akhir ini baru saja menemukan kejanggalan terhadap email spam untuk ajang Olimpiade di Rio de Janeiro. Persoalan yang kerap digunakan adalah informasi jika pengguna email memenangkan tikelotere untuk acara itu. Padahal, tiketlotere itu palsu dengan mengatasnamakan Komite Olimpiade Internasional dan pemerintah Brasil.
Spammer mencoba untuk meyakinkan korban bahwa alamat e-mail mereka telah dipilih secara acak dari daftar peserta undian. Untuk menerima hadiah mereka, korban harus membalas e-mail spam tersebut dan memberikan informasi pribadi mereka.
E-mail spam bukan satu-satunya ancaman yang dihadapi oleh pengguna. Layanan penjualan tiket untuk Olimpiade Rio de Janeiro 2016 juga banyak bermunculan, dan hal ini menjadi ancaman yang paling berbahaya. Tim Kaspersky Lab terus mendeteksi dan mem-blok domain palsu dengan judul e-mail«rio» atau «rio2016».
Nah, menarikanya pada halaman web berbahaya yang ditemukan oleh tim Kaspersky Lab dibuat dengan sangat baik. Para penipu sering membeli sertifikat SSL murah dan sederhana, yang memungkinkan koneksi aman antara web server dan browser dan memberikan "https" pada awal address bar. Hal ini membuat lebih sulit bagi para pengguna untuk membedakan halaman palsu dari layanan tiket resmi Olimpiade.
Bentuk penipuan yang digunakan oleh penjahat siber ini sebenarnya cukup sederhana. Pada situs phishing, pengguna diminta untuk memberikan informasi pribadi - termasuk rincian rekening bank - untuk membayar tiket Olimpiade palsu. Setelah mendapatkan informasi ini, penjahat siber menggunakannya untuk mencuri uang dari rekening bank milik korban. Agar terdengar lebih meyakinkan lagi, para penipu menginformasikan kepada korban mereka bahwa mereka akan menerima tiket tersebut dua atau tiga minggu sebelum acara yang sebenarnya berlangsung.
"Dalam rangka menghindari menjadi korban dari aksi penipuan ini, para penggemar olahraga harus cerdas ketika mereka membeli tiket. Mereka seharusnya hanya percaya kepada reseller resmi, tidak peduli seberapa menarik harga rendah yang ditawarkan oleh sumber lain," ungkap Andrey Kostin, Senior Web-Content Analyst di Kaspersky Lab, dalam keterangannya, Rabu (03/08).
Dikatakannya, agar transaksi pembelian tiket yang dilakukan melalui Internet aman, Kaspersky Lab menganjurkan untuk tidak membeli apa-apa - baik itu tiket ataupun souvenir Olimpiade - di toko online yang diiklankan melalui spam atau iklan banner yang mencurigakan. Perusahaan juga merekomendasikan memiliki rekening bank yang terpisah, dan kartu dengan jumlah uang yang tidak terlalu banyak di dalamnya, untuk pembayaran online.
Baca juga:
Pria ini kayuh sepeda dari China ke Brasil selama tiga tahun
Juninho: Neymar harus kendalikan emosi
Tak punya stadion atletik, pelari cantik ini latihan di dalam hutan
Si cantik Yusra Mardini, wakili pengungsi Suriah di Olimpiade Rio
Memeriahkan Olimpiade 2016, orang-orang ini bentuk cincin raksasa
Antisipasi virus Zika, wisma Olimpiade Rio 2016 diasapi