Waktu promo tarif selular bakal dikaji cegah perang harga
Waktu promo tarif selular bakal dikaji cegah perang harga. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bakal menertibkan permainan promo operator selular melalui sebuah aturan. Dengan adanya regulasi tersebut, diharapkan tak terjadi perang tarif berdalih promo.
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bakal menertibkan permainan promo operator selular melalui sebuah aturan. Dengan adanya regulasi tersebut, diharapkan tak terjadi perang tarif berdalih promo. Hal itu diutarakan oleh Komisioner BRTI, I Ketut Prihadi Kresna.
Menurutnya, perlu mengatur perihal ini lantaran tiada aturan yang mengatur batas waktu promo yang dilakukan oleh operator sepanjang setahun. Sehingga, boleh jadi operator bermain harga sepanjang waktu itu dengan dalih promo produk.
"Permen yang sekarang memang menyebutkan ketentuan promo, tarif bisa di bawah biaya. Kemudian operator wajib memberitahukan regulator kapan memberlakukannya promo, tapi batas waktunya tidak diatur," ujar Ketut usai acara diskusi Lingkar Kuningan di Jakarta, Senin (29/5).
Nah ke depan, kata Ketut, pihaknya tak akan melihat apa saja produknya saat melakukan promo. Melainkan, hal itu akan di titikberatkan berapa lama dalam satu tahun operator selular boleh melakukan promo.
“Itu yang akan kita coba atur,” ungkap dia.
Banderol tarif yang kelewat murah ditengarai cukup berisiko bagi operator seluler. Pasalnya, operator harus rela membanting tarif di biaya paling murah demi memperoleh pelanggan. Tak hanya itu, menurut pemerintah, promo tarif berkepanjangan bahkan bisa merugikan operator itu sendiri. Apalagi, jika semua pemain di industri ikut terlibat.
Baca juga:
Aturan lelang frekuensi 2100MHz dan 2300MHz dipastikan Juni rampung
Operator seluler harusnya rasional tawarkan tarif layanan
Berdalih lebih murah, XL hentikan kontrak layanan VAS dengan Huawei
Begini pengakuan Telkomsel selama 22 tahun demi Indonesia
Begini kinerja XL di kuartal pertama 2017
CEO Indosat Ooredoo: pemasukan di 2016 tembus 40 persen lebih
Lonjakan trafik data saat lebaran diprediksi capai 150 persen