LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Vivo bakal punya pabrik kedua

Vivo bakal punya pabrik kedua. Vendor smartphone global Vivo, menyatakan akan menargetkan lebih banyak lagi kompenen lokal dalam negeri di tahun 2018 ini. Tak hanya hardware semata, namun juga sisi perangkat lunaknya.

2018-01-04 14:55:00
Vivo
Advertisement

Vendor smartphone global Vivo, menyatakan akan menargetkan lebih banyak lagi kompenen lokal dalam negeri di tahun 2018 ini. Tak hanya hardware semata, namun juga sisi perangkat lunaknya.

Sebagaimana diketahui, Vivo mampu melampaui standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan 32 persen pada tahun 2017. Bahkan, mereka mengklaim menjadi 1 dari 16 perusahaan smartphone di Indonesia yang mampu mempertahankan kontribusi TKDN untuk setiap produknya.

Di tahun 2018 ini, Vivo ingin meningkatkan lagi TKDN dengan prosentase 35 persen.

Advertisement

“Target 35 persen masih sangat realistis untuk dicapai. Kami menyambut positif wacana peningkatan TKDN per akhir tahun 2018 oleh Kementerian Perindustrian”, ungkap Edy Kusuma, Brand Manager Vivo dalam keterangan resminya, Kamis (4/1).

Dikatakan Edy, saat ini pihaknya tengah melakukan ekspansi pabrik keduanya di Cikupa, Banten. Sayangya dalam keterangannya itu, ia tidak menjabarkan berapa banyak lini yang akan tercipta untuk memenuhi target produksi.

Pada Desember lalu, Vivo menyatakan bahwa jutaan smartphone telah diproduksi sepanjang tahun 2017 dan terus didistribusikan ke berbagai daerah se-Indonesia. Untuk meningkatkan produksi di tengah permintaan yang meningkat, Vivo pun menyatakan akan meningkatkan serapan tenaga kerja per tahun ini. Tercatat, 14.000 tenaga kerja yang mayoritas masyarakat lokal yang diserap Vivo per kuartal IV tahun 2017.

Advertisement

Untuk target serapan tenaga kerja lokal, sebagai bagian dari investasi bisnis jangka panjang di Indonesia, Vivo akan melakukan seleksi yang lebih ketat, untuk menjamin kualitas SDM potensial dapat terserap dengan maksimal.

“Sistem produksi yang telah berstandar global, juga akan diikuti dengan sumber daya manusia yang handal dan memahami etika kerja Vivo Smartphone di Indonesia”, tambahnya.

Selain itu, Edy juga menargetkan bahwa di tahun 2018 Vivo mampu menjadi vendor smartphone tiga besar di Indonesia.

“Menjadi 3 besar pasar smartphone di Indonesia menjadi salah satu target kami di tahun 2018 ini,” pungkas Edy.

Baca juga:
LG dikabarkan produksi panel layar OLED untuk iPhone X Plus
Ingin move on, LG ogah pakai nama G7 untuk smartphone terbarunya
Nokia 3310 masih diminati
Sebagai permintaaan maaf, Apple akan ganti baterai iPhone meski tak melambat
iPhone jadi perangkat teknologi paling laris di 2017
Produsen smartphone berbondong-bondong sebut tak pernah lambatkan perangkat
Ketika Apple ingkar janji soal baterai

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.