Virus iOS baru muncul, mampu bobol iPhone non 'jailbreak'
Pengguna iPhone di China jadi korban pertama virus ini
Salah satu kehebatan iPhone dan sistem operasi iOS-nya adalah keamanan tinggi yang tidak mudah dibobol virus. Kebanyakan iPhone yang akhirnya terinfeksi virus pun adalah yang sudah di'jailbreak' (di-root untuk Android). Namun, fakta di atas tinggal kenangan akibat kelahiran sebuah virus Trojan baru.
Virus Trojan yang baru-baru ini ditemukan oleh Paolo Alto Network diberi nama AceDeciever. Berkat kecanggihannya, AceDeciever dapat membobol sistem keamanan iPhone yang belum dijailbreak. Untuk saat ini, AceDeciever dilaporkan banyak menyerang pengguna iPhone di China.
Bagaimana virus ini bisa masuk ke dalam iPhone? AceDeciever ternyata bisa mengeksploitasi kode di Digital Rights Management (DRM) iOS atau "FairPlay". Virus ini dirancang untuk mengeksekusi metode peretasan 'man-in-the-middle' (tipe serangan siber penyadapan data).
Menurut Paolo Alto Network, AceDeciever telah disisipkan ke beberapa aplikasi Wallpaper di iOS App Store sejak bulan Juli 2015 sampai Februari 2016. Sementara ini, virus Trojan ini belum diketahui muncul di platform Android.
Baca juga:
Pakai UU berumur 227 tahun, mampukah pemerintah AS tundukkan Apple?
[Video] iPhone SE tertangkap kamera di Silicon Valley-nya China
Bos perusahaan induk Google ketahuan pakai iPhone
Begini kata Presiden Obama soal perseteruan Apple vs FBI
Salah kaprah, tutup aplikasi di iPhone tak bikin hemat baterai