Triceratops adalah dinosaurus terakhir yang berdiri di bumi?
Seorang peneliti mengemukakan bahwa Triceratops adalah dinosaurus terakhir di era Cretaceous-Tertiary.
Paus dan komodo ataupun Anaconda mungkin bisa disebut hewan yang pernah hidup bersama dengan dinosaurus besar lain beratus-ratus tahun lalu. Namun menurut para peneliti, tiga hewan tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai dinosaurus murni karena mereka hanyalah kerabat dari hewan-hewan sejenis yang hidup di masa lalu.
Menurut sebuah penelitian, di akhir era dinosaurus, terdapat satu dinosaurus besar yang mampu bertahan hidup dan dinyatakan sebagai dinosaurus terakhir dari berbagai jenis dinosaurus yang ada. Teori ini dikemukakan oleh seorang peneliti dari Yale University jurusan Department of Geology and Geophysics bernama Tyler Lyson.
Seperti yang dikutip oleh Discovery.com, Lyson mengatakan bahwa hewan raksasa yang berhasil bertahan hidup sampai berakhirnya era dinosaurus adalah Triceratops. Hewan besar yang mempunyai tinggi maksimal 3.8 meter dengan panjang 9 meter dan berbobot sekitar 6.5 ton ini hidup sekitar 68 sampai 65 juta tahun lalu dan akhir zaman dinosaurus atau yang dikenal dengan sebutan Late Cretaceous Period atau Cretaceous-Tertiary (K-T) juga sekitar 65 juta tahun lalu.
"Apabila dinosaurus dan Cretaceous-Tertiary memiliki kesamaan tahun, maka bisa dipastikan Triceratops adalah dinosaurus terakhir yang mampu bertahan hidup di bumi," jelas Lyson pada Royal Society Biology Letter. Hal ini juga membuktikan bahwa Triceratops adalah dinosaurus yang berhasil selamat dari hempasan meteorit yang menabrak bumi pada 65.5 juta tahun lalu.
Menurut Lycos, terdapat tiga jenis fosil Triceratops yang ditemukan di dekat tempat jatuhnya meteorit tersebut. Dua jenis fosil Triceratops ditemukan di dataran rendah dekat dengan titik jatuhnya meteorit dan satu jenis lagi berada di dataran tinggi. Triceratops yang berada di dataran tinggi inilah yang diyakini sebagai dinosaurus terakhir di era Cretaceous-Tertiary.
Lyson juga mengatakan, "Memang masih ada beberapa mamalia dan hewan-hewan kecil lain yang selamat dari tumbukan antara meteorit dan bumi di era Cretaceous-Tertiary. Banyak hal yang membuat mereka akhirnya bisa selamat salah satunya adalah berlindung di dalam air atau di daratan tinggi."
Mungkin bisa dibenarkan teori dari Lyson tersebut, karena hewan-hewan besar yang dulunya juga hidup bersama dengan dinosaurus lain seperti paus, komodo, dan Anakonda mempunyai habitat di air. Masuk akal juga.(mdk/das)