Tri Indonesia Jamin Aktivitas Digital Pelanggan selama PPKM Darurat
Tri Indonesia mengupayakan sejumlah cara untuk menjamin kenyamanan aktivitas digital pelanggan selama PPKM Darurat. Hal ini dilakukan mengingat akivitas saat ini banyak dilakukan di rumah secara digital, seperti bekerja, belajar, hingga akses hiburan.
Tri Indonesia mengupayakan sejumlah cara untuk menjamin kenyamanan aktivitas digital pelanggan selama PPKM Darurat. Hal ini dilakukan mengingat akivitas saat ini banyak dilakukan di rumah secara digital, seperti bekerja, belajar, hingga akses hiburan.
Salah satu yang dilakukan Tri Indonesia adalah memperketat pemantauan kenaikan trafik di sejumlah area potensial, termasuk menyiagakan tambahan kapasitas untuk area-area yang mengalami kenaikan trafik cukup tinggi.
Selain itu, penguatan jaringan juga diprioritaskan pada area residensial dan rumah sakit. Tim operasional juga disiagakan selama 7x24 jam untuk memastikan percepatan penanganan apabila terjadi gangguan.
"Selama diberlakukannya PPKM Darurat ini, Tri Indonesia telah melakukan penambahan kapasitas jaringan baik pada BTS maupun transmisi untuk mengantisipasi lonjakan trafik," tutur Wakil Presiden Direktur dan Chief Sales Officer Tri Indonesia, M. Buldansyah dalam keterangan resmi, Minggu (11/7).
Selain itu, Tri Indonesia juga menghadirkan program Kuota Besar Harga Hemat yang memberikan ekstra kuota hingga 260GB bagi pelanggan yang melakukan isi ulang. Program ini berlaku untuk pelanggan baru dan pelanggan dengan masa aktif tidak lebih dari 180 hari.
Tambahan kuota ini nantinya akan diberikan setiap minggu selama pelanggan melakukan isi ulang pulsa. Informasi lebih lanjut soal program ini dapat diakses lewat aplikasi Bima Plus maupun situs resmi Tri Indonesia.
Di sisi lain, Tri Indonesia juga mencatat adanya peningkatan penggunaan aplikasi di di hari pertama diberlakukannya PPKM Darurat, jika dibandingkan dengan hari normal sebelumnya.
Kenaikan terbesar diketahui ada pada pemakaian aplikasi e-commerce yang mencapai 20 persen. Kenaikan ini disebut tidak lepas dari pemenuhan kebutuhan masyarakat yang kini banyak dilakukan secara online.
Kenaikan juga terlihat pada aplikasi streaming yang mencapai 10 persen dan media sosial dengan rata-rata 7 hingga 9 persen. Tri Indonesia pun memprediksi kenaikan akan terus terjadi sepanjang periode PPKM Darurat.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustinus Mario Damar