Trafik Internet di Kawasan Perkantoran Berangsur Pulih
Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, mengaku trafik internet di segmen korporasi atau perkantoran berangsur normal sejak dua pekan terakhir. Kenaikan trafik perkantoran ini sejalan dengan pelonggaran kegiatan usaha/bisnis terutama di Jakarta, setelah masa pembatasan sosial berskala besar.
Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, mengaku trafik internet di segmen korporasi atau perkantoran berangsur normal sejak dua pekan terakhir. Kenaikan trafik perkantoran ini sejalan dengan pelonggaran kegiatan usaha/bisnis terutama di Jakarta, setelah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
Yudie Haryanto, Vice President Marketing Biznet, mengatakan trafik internet di perkantoran; gedung-gedung perkantoran mulai naik, sejak dua pekan terakhir. Padahal semula trafik di kawasan perkantoran ini trafiknya kecil akibat banyak kantor tutup dan melakukan kebijakan work from home. Bisa dikatakan trafik internet di kawasan perkantoran baru pulih sekitar 50 persen dibandingkan sebelum pandemi.
"Sejak pemerintah melakukan PSBB, trafik kawasan perkantoran sebenarnya tidak nol juga. Karena masih ada layanan yang membutuhkan akses internet di masa pandemi. Misalnya kawasan bisnis SCBD Jakarta trafiknya mulai normal," ujar Yudie dalam peluncuran virtual program Biznet Goes to School Online, Kamis (25/6).
Sementara trafik perkantoran mulai menanjak, trafik internet Biznet di segmen ritel dan perumahan sudah meningkat 30 persen dari sebelum masa pandemi.
Kapasitas Bandwidth Biznet Cukup
Menurut Yudie, kenaikan trafik baik di segmen perumahan maupun perkantoran masih bisa dilayani Biznet dengan baik, karena kapasitas bandwidth Biznet masih cukup besar.
Karena sejak tahun lalu Biznet melakukan up-grade perangkat-perangkat router sehingga kapasitasnya di Indonesia Internet Exchange (IIX) dan internasional cukup besar.
Selisih atau gap antara kenaikan trafik yang 30 persen itu dengan kapasitas masih lebar/besar sehingga Biznet tidak khawatir.