Tolak gabung Apple Music, ini alasan Taylor Swift
Apple Music diklaim bakal merugikan penyanyi dan pencipta lagu
Beberapa waktu lalu, penyanyi muda fenomenal asal Amerika, Taylor Swift, pernah menolak ajakan Spotify untuk memasukkan albumnya ke layanan streaming musik itu. Ternyata, bukan hanya Spotify saja yang ditolak Taylor Swift, korban terbarunya adalah Apple Music.
Ya, menejelang rilis layanan musik digital milik Apple itu, Taylor Swift dengan tegas menolak memasukkan album terbarunya '1989' ke dalam Apple Music. Untuk menjelaskan alasan penolakannya itu, Taylor Swift mengirimkan surat terbuka pada Apple.
Lewat surat itu, penyanyi Amerika itu mengaku kecewa pada langkah Apple yang memberi masa uji coba Apple Music gratis pada pengguna selama 3 bulan. Masa percobaan itu diakui Taylor Swift bisa merugikan penyanyi, terutama penyanyi baru.
"Ini semua tentang penyanyi atau band baru yang belum lama merilis lagu pertama mereka. Apple Music membuat mereka tidak dibayar untuk kesuksesan mereka dengan masa percobaan itu. Ini tentang penulis lagu muda yang baru saja berhasil sukses dan membutuhkan royalti lagu untuk membayar hutang-hutang mereka," tulis Taylor Swift dalam suratnya, SlashGear (20/06).
Dalam masa percobaan selama tiga bulan itu, para penyanyi, label, hingga penulis lagu memang tidak akan dibayar sama sekali oleh Apple. Dan hal itu yang ingin dihindari oleh Taylor Swift.
Penolakan Taylor Swift itu tentu adalah pukulan telak bagi Apple yang akan meluncurkan Apple Music tanggal 30 Juni nanti.
Baca juga:
Diminta investasi, Apple kaji persyaratan penggunaan produk lokal
iPhone 5s selamatkan nyawa pria ini dari tabrakan maut
iOS 9 tak buat pengguna iPhone 'gila' seperti iOS 8, ini alasannya!
Ini deretan gadget Apple yang bisa jalankan iOS 9
Apple Music, layanan streaming musik super untuk iOS dan Android