Toko Elektronik Ini Bagikan Gratis Ratusan Produk Mulai Hari Ini, Ada Apa?
Toko ritel eletronik asal Surabaya, Hartono, meresmikan super store pertama di Jakarta, tepatnya di kawasan Pondok Indah, kemarin (5/11). Untuk merayakan peresmian itu, Hartono mengadakan program promo mulai hari ini (6/11) hingga Minggu (10/11).
Toko ritel eletronik asal Surabaya, Hartono, meresmikan super store pertama di Jakarta, tepatnya di kawasan Pondok Indah, kemarin (5/11). Untuk merayakan peresmian itu, Hartono mengadakan program promo mulai hari ini (6/11) hingga Minggu (10/11).
Program promo menarik ini terdiri dari tiga kegiatan:
1. Program 100 persen gratis barang tanpa syarat
Program ini prinsipnya Hartono Super Store Pondok Indah akan memberikan barang elektronik secara gratis setiap hari kepada pengunjung. Barang yang dimaksud sudah memiliki QR code khusus. Untuk mengikuti program ini mudah, pengunjung hanya mengunduh aplikasi mobile My Hartono, lalu melakukan sig ini, dan datang ke toko di waktu yang ditentukan untuk mendapat nomor antrean.
Setiap hari ada tiga sesi waktu, yakni jam 11.00, 15.00, dan 18.00. Setiap sesi berdurasi sekitar 2 jam dengan jumlah pengunjung dibatasi hanya 135 orang untuk mencari barang gratis di toko Hartini Pondok Indah.
2. Program 100 persen gratis untuk setiap belanja minimal Rp 5 juta (semua barang)
Steven Richard, Sales, Event, and Strategy Head Division Hartono, menjelaskan untuk program ini, pengunjung bebas memilih barangnya sepanjang sudah belanja minimal Rp 5 juta di Hartono Pondok Indah.
3. Program 100 persen gratis vocer belanja hingga Rp
1 juta
Program ini berlaku setelah pengunjung belanja barang elektronik dengan merek tertentu.
Menurut Steven, setiap pengunjung bisa mengikuti program promo ini sebanyak 3 kali per hari.
Hartono dibangun di Surabaya, Jawa Timur, pada 1978. Saat ini Hartono memiliki 8 outlet yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan terbaru Jakarta. Serta memiliki online store myhartono.com dan aplikasi mobile My Hartono. Pangsa pasar Hartono di pasar Surabaya, Sidoarjo, dan Malang lebih dari 50 persen.
(mdk/sya)