Tifatul ingin Indosat sewa transponder ke BRI
'Sebenarnya terserah pembicaraan diantara mereka, business to business'
Hak pengelolaan slot satelit 150,5 BT yang semula dimiliki Indosat nampaknya akan segera berpindah ke BRI. Sinyal kuat itu diungkapkan Menkominfo Tifatul Sembiring yang ingin Indosat menyewa tranponder saja ke BRI.
"Sebenarnya terserah pembicaraan diantara mereka, business to business. Pola kerja sama seperti apa yang mereka sepakati, misalnya Indosat cukup menyewa transponder satelit ke BRI," ujarnya di sela-sela peluncuran SMS Broadcast Pemilu, Senin (25/3).
Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S. Dewabroto mengungkapkan keputusan soal pengelolaan slot orbit satelit 150,5 BT akan ditentukan pekan ini.
Seorang eksekutif BRI sendiri mengklaim pihaknya telah mendapatkan lampu hijau untuk mengelola satelit di slot orbit tersebut yang mana sekitar 80 persen akan dimanfaatkan BRI sedangkan sisanya untuk pemerintah, diantaranya Kemenhan.
"Kebutuhan BRI akan satelit sangat banyak. Nantinya pun satelit tersebut lebih banyak digunakan sendiri sehingga diharapkan perizinannya tidak terlalu kaku," katanya.
Sementara itu, Presdir Indosat Alexander Rusli mengklaim pihaknya tidak merasa pemerintah lebih condong ke BRI karena pembicaraan diantara kedua pihak masih terus berlangsung."Kami sih siap bekerja sama dengan siapa saja, termasuk dengan BRI," tegasnya.
Baca juga:
XL Axiata dan Indosat masih belum bayar retribusi menara
Indosat buka paket bundling BlackBerry Jakarta
CEO Indosat terpilih jadi ketua ATSI periode 2014-2016
XL dan Indosat makin mesra, akan merger?
Pemerintah akan atur tarif infrastructure sharing