LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Telocrater: nenek moyang dinosaurus yang misterius

Telocrater: nenek moyang dinosaurus yang misterius. Sebelum dinosaurus ada, hiduplah sebuah makhluk yang bernama Telocrater. Telocrater adalah relasi terdekat dari dinosaurus, dengan besar 3 meter dan memiliki leher panjang.

2017-04-14 02:00:00
Sains
Advertisement

Sebelum dinosaurus ada, hiduplah sebuah makhluk yang bernama Telocrater. Telocrater adalah relasi terdekat dari dinosaurus, dengan besar 3 meter dan memiliki leher panjang.

Meski demikian, berbagai informasi terkait tentang Telocrater masih menjadi misteri. Para ilmuwan sendiri telah sepakat bahwa binatang yang memiliki nama latin Teleocrater rhadinus ini adalah nenek moyang dari burung dan dinosaurus. Informasi lain tentang Telocrater adalah ekor dan lehernya yang panjang, berjalan dengan empat kakinya, serta ukurannya rata-rata dua meter hingga tiga meter.

Dilansir dari The Verge yang mengutip jurnal di Nature, kini ilmuwan sedang berusaha mencari fosil dari binatang ini. Misteri yang ingin dipecahkan ilmuwan adalah bagaimana evolusi dinosaurus dari Telocrater. Hal ini bisa dipecahkan dengan melalui petunjuk dari rekam fosil.

Advertisement

Telocrater ©2017 Merdeka.com

Evolusi dinosaurus sendiri diyakini ilmuwan sebagai 'pohon' yang sangat rumit, dengan percabangan yang signifikan. Dipercaya bahwa dalam evolusi dinosaurus ada yang berevolusi menjadi burung dan dinosaurus, serta ada yang berevolusi menjadi buaya dan berbagai relasi terdekatnya. Telocrater sendiri diyakini sebagai anggota tertua di ranting burung.

Advertisement

Menurut prediksi para ilmuwan, Telocrater hidup di area Tanzania, Afrika Timur, sekitar 245 juta tahun yang lalu. Binatang ini punah bahkan sebelum dinosaurus muncul di rekam fosil.

Telocrater ©2017 Merdeka.com

Ilmuwan sendiri telah memiliki berbagai fosil Telocrater sejak lama, namun mereka tak memiliki fosil yang merupakan kerangka yang penting seperti pergelangan kaki. Oleh karena itu Telocrater sulit dikonstruksi ulang. Oleh karena itu, ilmuwan hingga saat ini masih bertugas di Tanzania untuk mencari lagi fosil-fosil tersebut.

Baca juga:
Deretan kontroversi sains dan masyarakat yang 'mendarah daging'
3 Alasan unik yang sebabkan manusia terobsesi dengan psikopat
6 Alasan ilmiah tentang berbagai keanehan perilaku manusia
7 Kejadian mengerikan yang tak lama lagi bisa musnahkan umat manusia
Ini alasan mengapa gambar & video kucing sangat disukai di internet
7 Pertanyaan misterius tentang dinosaurus yang tak terjawab ilmuwan
7 Teknologi hasil uji coba NASA yang berguna jadi barang sehari-hari

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.