LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Fenomena gunting bikin kinerja operator menurun

Telkom yang mencatat kinerja positif, sedangkan XL mengalami penurunan laba bersih, bahkan kerugian Indosat meningkat

2013-05-10 10:52:00
Telkomsel
Advertisement

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menengarai munculnya fenomena gunting membuat kinerja operator telekomunikasi memburuk pada kuartal I/2013. Anggota BRTI, Nonot Harsono, mengatakan fenomena gunting artinya operator membiarkan saluran dilalui data tanpa charging.

"Karena latah menganut paham internet is free, data unlimited, atau tarif yang tak masuk akal, seperti Rp 5.000 untuk 6 bulan, telepon gratis 7 hari 7 malam, sehingga mereka tinggal menikmati penderitaan di akhir kuartal I tahun ini," ujarnya kepada merdeka.com, Jumat (10/5).

Perubahan sumber uang yang bergeser dari pipa (network) ke konten dan aplikasi, tambahnya, membuat operator terlena dan tidak memperbaiki strategi penarifan serta tidak membina aliansi strategis dengan penyedia aplikasi.

"Contohnya BlackBerry yang menjalin kerja sama dengan Bank Permata dalam layanan BB Money, tidak satu pun network operator yang minta revenue sharing," tegasnya.

Nonot menuturkan sungguh tidak logis jika BlackBerry mendapatkan Rp 1.000 atau lebih per transaksi, lalu operator penyedia jaringan hanya mendapatkan Rp 20 dari transaksi yang hanya sekitar 20 KB.

Jadi, para operator sudah tahu ada fenomena gunting, tetapi tidak melakukan adaptasi terhadap perubahan.

Di antara operator tiga besar, hanya Telkom yang mencatat kinerja positif, sedangkan XL mengalami penurunan laba bersih, bahkan Indosat mengalami peningkatan rugi bersih.

Berdasarkan laporan keuangan operator pada kuartal I/2013, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) meraup laba bersih Rp 4,985 triliun. Laba tahun berjalan di kuartal I/2013, naik 9,34 persen dari periode sebelumnya sebesar Rp 4,559 triliun.

Telkomsel sendiri selama 2012 membukukan pendapatan sebesar Rp 54,53 triliun atau naik 12 persen dibandingkan Rp 48,73 triliun di 2011.

Sementara itu, PT XL Axiata Tbk (XL) membukukan penurunan laba bersih sebesar 52 persen, yaitu menjadi Rp 316 miliar di akhir Maret 2013. Sedangkan pada kuartal yang sama di tahun lalu, Rp 667 miliar.

Hal yang lebih parah dialami Indosat setelah mencatat peningkatan rugi bersih sebesar 214,4 persen menjadi Rp71,1 miliar, dari periode yang sama tahun lalu Rp 22,6 miliar.

Di luar ketiga operator tersebut, menurut Kanaka Hidayat dari Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), sudah lama tak meraup untung. "Masih bisa hidup pun sudah bersyukur."

Baca juga:
Telkomsel mulai kembangkan 3G di pita 900MHz
XL dan Indosat saling klaim operator nomor 2
Indosat akhirnya isi slot satelit 150,5 BT
Indosat akan luncurkan satelit PALAPA-E di 2016
XL tawarkan paket menarik untuk Galaxy S4

(mdk/ega)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.