LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Telkomsel dukung Kemenpar perbarui data wisatawan

Telkomsel telah menawarkan solusi pada Kemenpar melalui MSIGHT

2016-07-13 18:31:00
Telco
Advertisement

Telkomsel menilai selama ini proses delivery data kunjungan wisatawan di Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kurang begitu cepat. Pasalnya dengan kurang cepatnya penyajian data tersebut, akan berimbas terhadap pengambilan kebijakan strategis mereka. Namun, kini hal itu sudah tak lagi terjadi.

Telkomsel telah menawarkan solusi sebagai bentuk dukungan yakni melalui MSIGHT. MSIGHT ini merupakan layanan informasi dan analisa data perilaku sehari-hari konsumen secara kolektif melalui Big Data dengan lebih cepat.

"Melalui MSIGHT, Telkomsel menyediakan perspektif baru yang memberikan insight bagi Kemenpar dalam mengambil kebijakan berupa online dashboard yang mampu meng-update data kunjungan wisatawan secara lebih cepat dan spesifik. Inilah bentuk dukungan kami bagi dunia pariwisata Indonesia untuk mewujudkan ‘Wonderful Indonesia’ yang diusung Kemenpar," jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/07).

Advertisement

Dijelaskannnya, sistem analisis pergerakan wisatawan yang dilakukan MSIGHT ditentukan dari kota asal pelanggan (hometown) yang diukur berdasarkan lokasi spesifik di mana pelanggan paling sering melakukan transaksi seluler, lokasi pelanggan setiap bulan, dan pergerakan pelanggan dari kota asal ke lokasi lain pada setiap awal bulan. Dari data yang diperoleh, selanjutnya dilakukan analisa berdasarkan kalkulasi length of stay (jumlah hari secara berturut-turut pelanggan melakukan transaksi seluler di luar kota asalnya) dan profil pelanggan.

Dengan sistem analisis tersebut, Telkomsel menyediakan solusi big data bagi Kemenpar yang menyajikan data yang bersumber dari perilaku pelanggan seluler (sebelumnya dari survey dan sampling), periode penerimaan data secara harian (sebelumnya kuartalan), periode perbaruan data secara mingguan (sebelumnya tahunan), skala distribusi data mulai dari kota hingga ke titik destinasi spesifik (sebelumnya provinsi), serta output berupa interactive dashboard (sebelumnya dokumen).

"Kini Kemenpar dapat dengan mudah mengakses data kunjungan wisatawan langsung dari ponselnya hanya satu hari setelah proses analisa data. Kami berharap MSIGHT dapat mempermudah Kemenpar dalam merancang agenda pariwisata yang membuat wisatawan semakin tertarik untuk datang langsung menikmati keindahan Indonesia," jelas Harris.

Advertisement

Pada tahun 2019 diperkirakan pariwisata Indonesia mampu menarik 275 juta wisatawan dalam negeri dan 20 juta wisatawan mancanegara dengan potensi pendapatan secara nasional sebesar Rp 240 triliun.

Baca juga:
Trafik VoLTE Smartfren saat Lebaran mengalami peningkatan
Saat arus balik, Telkomsel siagakan jaringan dan layanan
Begini peningkatan trafik Indosat Ooredoo selama Lebaran
XL: pemakaian video streaming tertinggi dikonsumsi selama Lebaran
Trafik padat saat Lebaran, Telkomsel sebut tak ada masalah

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.