Telkom sebut 66 persen layanan ATM telah berfungsi normal
Telkom sebut 66 persen layanan ATM telah berfungsi normal. Telkom melaporkan progres recovery satelit Telkom 1. Dalam laporan itu, menurut Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga, hingga hari ini, Selasa (5/9), pihaknya telah memulihkan sejumlah 7.658 site dari total 11.574 site Very Small Aperture Terminal (VSAT) ATM.
Telkom melaporkan progres recovery satelit Telkom 1. Dalam laporan itu, menurut Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga, hingga hari ini, Selasa (5/9), pihaknya telah memulihkan sejumlah 7.658 site dari total 11.574 site Very Small Aperture Terminal (VSAT) ATM Perbankan.
"Untuk ATM perbankan, 66 persen layanan telah berfungsi normal," ungkapnya saat acara konferensi pers di Graha Merah Putih, Jakarta.
Sebelumnya, pada Minggu (3/9), Telkom telah menyelesaikan perbaikan 100 persen site layanan broadcaster dengan total jumlah site 355 site. Dan jika ditotal, Telkom telah melakukan pemulihan site pelanggan per hari ini pukul 10.00 WIB, mencapai 71 persen dr 15 ribu site.
Hadir dalam acara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Dia mengapresiasi kerja keras Telkom untuk merecovery persoalan Satelit Telkom 1.
"Saya mengapresisasi teman-teman regional maupun di grand station yang harus selesaikam 15 tibu titik. Ada VSAT dan non VSAT. Saya udah dapat laporan detail.10 ribu site lebih udah dilewati," katanya.
Telkom menargetkan total 15 ribu site layanan pelanggannya selesai maksimal 10 September 2017. Sebagaimana diketahui, akibat terganggunya satelit Telkom 1 berdampak pada tidak berfungsinya banyak ATM perbankan. Maka itu, pihaknya melakukan recovery dengan memaksimalkan proses migrasi pelanggan Telkom 1 ke satelit Telkom 2, satelit Telkom 3S dan satelit lainnya.
Baca juga:
Sambut Hari Pelanggan, Presdir XL turun langsung
Telkom terus upayakan pemulihan layanan secara maksimal
XL ajak pelanggan donasikan kuota
Gerakan #Bijakbersosmed diluncurkan
Telkom dan Jasa Marga bakal bentuk perusahaan patungan
Telkomsel luncurkan GraPARI Virtual
Sampoerna telekomunikasi garap 4G di Bali