Tak ingin ada kecurangan saat ujian sekolah, Aljazair matikan internet
Tak ingin ada kecurangan saat ujian sekolah, Aljazair matikan internet. Menteri Pendidikan Aljazair Nouria Benghabrit mengatakan bahwa sejujurnya mereka tidak nyaman dengan keputusan untuk mematikan internet. Namun mereka juga merasa bahwa harus melakukan tindakan demi tidak adanya kecurangan dalam ujian lagi.
Aljazair memutuskan untuk mematikan internet. Hal ini dikarenakan untuk menjaga siswa dari kecurangan saat ujian berlangsung.
Seperti yang dilaporkan Ubergizmo, Jumat (22/6), pemerintah negara tersebut telah memutuskan untuk mencegah kecurangan dalam ujian dengan cara seperti itu.
Namun, pemutusan akses internet ini, hanyalah bersifat sementara. Paling tidak satu jam selama periode ujian yang dimulai Rabu minggu ini sampai dengan 25 Juni nanti.
Barangkali beberapa orang berpikir keputusan pemerintah setempat adalah hal yang ekstrem. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah pada tahun 2016 lalu, pernah pertanyaan-pertanyaan ujian bocor secara online.
Maka dari itu, mereka melakukan langkah demikian untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Meski begitu, Menteri Pendidikan Aljazair Nouria Benghabrit mengatakan bahwa sejujurnya mereka tidak nyaman dengan keputusan untuk mematikan internet. Namun mereka juga merasa bahwa harus melakukan tindakan demi tidak adanya kecurangan dalam ujian lagi.
Langkah yang dilakukan Aljazair itu ternyata menginspirasi Irak untuk melakukan hal serupa di 2 minggu mendatang saat ujian berlangsung.
Baca juga:
Lebaran tahun ini trafik layanan data Telkomsel naik 22,3 persen
BRTI pastikan operator seluler siap hadapi trafik layanan komunikasi pemudik
APJII lantik pengurus periode 2018-2021
Cara mendapatkan uang dari internet 2018 tanpa modal untuk pemula dengan Android