Tahun 2018, Fortnite Kantongi Pendapatan Rp 34 Triliun
Perusahaan analisis SuperData memprediksikan game Fortnite mengantongi pendapatan sebesar USD 2,4 miliar atau setara dengan Rp 34 triliun sepanjang 2018. Informasi ini sebagaimana dilansir dari The Verge, Senin (21/1).
Perusahaan analisis SuperData memprediksikan game Fortnite mengantongi pendapatan sebesar USD 2,4 miliar atau setara dengan Rp 34 triliun sepanjang 2018. Informasi ini sebagaimana dilansir dari The Verge, Senin (21/1).
Pendapatan yang diraih Fortnite sebesar itu berasal dari penjualan skin karakter dan emote. Berdasarkan analisis SuperData, 34 persen pemain game Fortnite yang berasal dari Amerika Serikat membeli tiket pertempuran musiman.
Tiket ini merupakan sebuah fitur yang telah ada di game lain seperti PUBG dan game Rocket League. Sebagai perbandingan, menurut penemuan dari SuperData, Fortnine memperoleh pendapatan lebih ketimbang game lain seperti Honour of Kings milik Tencent. Pendapatan untuk game ini mencapai angka USD 1,3 miliar.
Sementara, game mobile lain yang juga terkenal adalah PUBG. Game ini mendapatkan pendapatan setengah dari Fortnite, yakni USD 1,035 miliar. Adapun game lainnya yakni Pokemon Go mendapatkan USD 1,1 miliar, dan Candy Crush sebesar USD 1 miliar.
Lain lagi dengan analis aplikasi mobile App Anie, Fortnite menjadi salah satu dari lima game paling banyak diunduh di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Pendapatan Fortnite untuk tahun 2018 adalah jumlah yang besar. Tentu hal tersebut tidak mengejutkan.
Pasalnya pada bulan April lalu, SuperData melaporkan, pendapatan bulanan game ini sebesar USD 300 juta. Sejak saat itu, game Fortnite menjadi lebih populer dan diperluas ke platform baru seperti Android dan Nintendo Switch.