LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Survei Markplus Ungkap Brand e-Commerce yang Populer di Segmen Perempuan

MarkPlus Inc kembali menggelar riset dengan judul Women and e-Commerce Survey 2019 #UntukPerempuan. Riset ini ingin melihat brand e-commerce mana saja yang menjadi favorit perempuan, serta seberapa jauh e-commerce mempermudah kehidupan atau memberdayakan segmen tersebut. Apa saja hasilnya?

2019-04-10 16:12:48
Online Shop
Advertisement

MarkPlus Inc, perusahaan konsultan marketing serta riset, kembali menggelar riset dengan judul Women and e-Commerce Survey 2019 #UntukPerempuan. Riset ini ingin melihat brand e-commerce mana saja yang menjadi favorit perempuan, serta seberapa jauh e-commerce mempermudah kehidupan atau memberdayakan segmen tersebut.

Pertimbangan riset ini, kehadiran e-commerce selaku platform belanja online, tentu memiliki benefit dan memberikan pengalaman transaksi berbeda dibanding membeli langsung di gerai atau offline.

"Termasuk juga behaviour atau perilaku berbelanja di platform online tersebut. Apa yang mendorong para perempuan bertransaksi di e-commerce hingga seperti apa e-commerce bisa mempermudah hidup mereka," ujar Head of Communication, Hi-Tech, and Media Industry MarkPlus Inc, Rhesa Dwi Prabowo, selaku penanggung jawab riset di Jakarta.

Advertisement

Shopee Unggul

Dari sisi brand mana yang menjadi pilihan dan top of mind perempuan, pemain-pemain besar seperti Shopee, Tokopedia, sampai Zalora menjadi brand besar yang sering disebut namanya dalam survei. Secara umum, dari semua brand e-commerce, Shopee berhasil mengungguli brand lain dengan persentase 56 persen dari total responden survei. Setelah itu diikuti oleh Tokopedia dan Lazada dengan persentase 16,3 persen dan 11,8 persen.

Untuk pilihan brand e-commerce yang bergerak di bidang fashion pun, sebagai salah satu interest perempuan dalam berbelanja, Shopee tetap menjadi pilihan utama, meskiada brand khusus fashion seperti Zalora. Shopee meraih persentase sebanyak 50,2 persen, sedangkan Zalora berada di posisi kedua dengan 9,5 persen. Diikuti Lazada dengan 8,8 persen.

Advertisement

Terbukti ada 3 faktor utama pemicu perempuan merekomendasikan sebuah brand e-commerce kepada rekannya. Pertama, banyak promo, lalu harga produk lebih murah, dan faktor gratis ongkos kirim. Namun, jika dilihat dari sisi manfaat berbelanja lewat e-commerce, mayoritas perempuan dalam survei setuju kehadiran platform belanja online tersebut mempermudah bertransaksi dibanding harus ke toko langsung.

"Bisa dilakukan di mana saja dan hemat waktu. Hal ini tentu menarik, karena bukan faktor harga terjangkau yang menjadi pertimbangan utama berbelanja online. Tapi ketika merekomendasikan brand, harga jadi salah satu faktor utama," ujar Rhesa.

Karena harga tentu saja menjadi faktor utama yang membuat seberapa banyak perempuan menghabiskan uang ketika belanja di e-commerce. Dilihat dari usia, perempuan 18 sampai 41 tahun menghabiskan kurang dari Rp 250.000 sekali transaksi.

Berbeda dengan usia 42 sampai 55 tahun, yang menghabiskan uang Rp 250.000 sampai Rp 500.000 dalam sekali transaksi. Namun demikian, frekuensi berbelanja di e-commerce bagi perempuan setengah baya ini tidak sesering perempuan usia 18 sampai 41 tahun.

Riset ini dilakukan dengan responden sekitar 1.200 sampel meliputi wilayah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, sampai Bali. Rentang usia yang diambil mulai dari 18 tahun sampai 55 tahun. Mayoritas ada di kisaran 24 sampai 29 tahun dengan mata pencaharian sebagai karyawan swasta. Dari waktunya, riset dilakukan pada bulan Februari 2019.

(mdk/sya)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.