Startup Lummo Raih Investasi dari Jeff Bezos
Lummo, perusahaan rintisan penyedia solusi layanan perangkat lunak penghubung bisnis dengan pelanggan (Direct to Consumer - D2C, software-as-a-service - SaaS), baru saja memperoleh investasi terbaru dari Jeff Bezos.
Lummo, perusahaan rintisan penyedia solusi layanan perangkat lunak penghubung bisnis dengan pelanggan (Direct to Consumer - D2C, software-as-a-service - SaaS), baru saja memperoleh investasi terbaru dari Jeff Bezos.
Jeff Bezos melalui kantor pengelolaan aset pribadinya, Bezos Expedition, mengikuti putaran investasi Seri C terbaru senilai USD80 juta di Lummo yang dipimpin oleh Tiger Global dan Sequoia Capital India.
"Keikutsertaan Bezos dalam seri pendanaan ini bertujuan memperkuat ambisi Lummo untuk mempercepat pertumbuhan bisnis pengusaha dan pemilik merek di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara," ungkap Krishnan Menon, CEO dan Pendiri Lummo dalam keterangannya, Rabu (16/2).
Dilanjutkannya, Model D2C Lummo selaras dengan komitmen tersebut karena menawarkan peluang kepada pengusaha dan pemilik merek (brand) untuk membangun bisnis kompetitif jangka panjang.
Dengan menciptakan hubungan pelanggan yang kuat, tanpa pihak ketiga, para pengusaha dapat meningkatkan bisnisnya dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan mereka.
"Kami bangga mendapatkan dukungan Jeff Bezos di putaran investasi Seri C ini, di saat bersamaan kami juga tengah memprioritaskan pertumbuhan eksponensial pada bisnis kami secara jangka panjang," kata dia.
Dengan dukungan ini, Krishnan menyatakan bahwa Indonesia dan Asia Tenggara adalah tujuan yang tepat bagi para investor teknologi. Menurut laporan Google Temasek tahun 2020, gross merchandise value (GMV) - atau total pembelian online - ekonomi internet Asia Tenggara akan mencapai lebih dari USD 300 miliar pada tahun 2025, dengan Indonesia diperkirakan mencapai USD 124 miliar dari USD 44 miliar saat ini.
(mdk/faz)