LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Sofyan Djalil: Perlu secure government line untuk amankan pemerintah

Dibutuhkan jaringan tunggal yang aman untuk komunikasi lembaga pemerintahan

2015-06-04 08:45:00
Internet Indonesia
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengakui jika sistem keamanan cyber dalam lembaga pemerintahan negeri ini masih tergolong rendah. Terutama, menurutnya, penggunaan email di lembaga pemerintahan.

"Kalau kami (Kemenko Perekonomian), gunakan Gmail yang komersial yang lebih aman dibanding email lembaga lainnya. Itu kan dijamin dari ancaman serangan," ujar Sofyan usai pembukaan Simposium Nasional Cybersecurity, di Hotel Borobudur, Rabu (03/06).

Sofyan pun mengusulkan agar semua lembaga pemerintah mulai menggunakan satu jaringan tunggal yang aman. Dengan menggunakan satu jaringan, menurutnya akan membuat komunikasi lembaga pemerintahan makin aman dari serangan cyber. Jaringan yang dimaksud yaitu berupa pemanfaatan frekuensi tertentu yang khusus bagi pemerintah.

Advertisement

"Selama ini, masing-masing lembaga pemerintah kan punya jaringan khusus yang dikelola mereka sendiri, untuk itu saya wacanakan secure goverment line. Cuma satu line kan lebih mudah dijamin keamanannya," kata dia.

Baca juga:
Jadi negeri banyak pengguna sosmed, Indonesia jadi sasaran peretas
Pakar TI: Indonesia belum berdaulat di dunia cyber
Badan cyber terbentuk, penyadapan Presiden RI tak terulang lagi
Jokowi direncanakan hari ini buka Simposium Nasional Cybersecurity
3 Rekomendasi PANDI ke pemerintah soal ambil alih domain desa.id

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.