Soal openBTS dan balon Google, begini jawaban operator telko
Indosat mengaku mendukung segala teknologi baru termasuk OpenBTS asalkan peralatannya tersertifikasi
Beberapa waktu yang lalu, aksi kerja sama uji coba tiga operator selular dengan menggunakan balon internet dikritisi oleh pegiat OpenBTS. Salah satu yang mengkritisi hal itu adalah Direktur ICT Watch, Donny BU.
Menurutnya, pemerintah dan operator selular seharusnya memperkenankan dan mendukung openBTS. Pasalnya, kata dia, teknologi tersebut masih kesulitan lantaran belum mendapat dukungan yang memadai dari operator selular dalam skema kerjasama bentuk apapun.
"Kami meminta kepada operator telekomunikasi Indonesia, hendaknya sepenuh hati mendukung penelitian dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, semisal OpenBTS, yang sejatinya telah dan dapat dilakukan secara mandiri oleh putra-putri Indonesia," terangnya.
Kritikan itu pun ditanggapi oleh CEO Indosat, Alexander Rusli. Menurutnya pihaknya akan mendukung segala teknologi baru termasuk OpenBTS asalkan peralatannya tersertifikasi.
"Saya sebenernya gak tahu akar permasalahannya. Tapi sih kita dukung-dukung aja segala macam peralatan selagi itu tersertifikasi. Mau balon internet atau apalah. Yang jelas, barangnya harus sertifikasi," terangnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menegaskan jika uji coba balon internet yang dilakukan oleh tiga operator selular, Telkomsel, XL, dan Indosat, juga boleh digunakan oleh pegiat open BTS.
"Bagi saya, prinsipnya mau OpenBTS, mau balon Google, apa saja yang penting percepatan akses," katanya.
Baca juga:
Telkomsel pamer sinyal kuat di perbatasan Indonesia di Timor Leste
PK mantan bos IM2 ditolak MA, Indosat bakal ajukan PK lagi
Soal openBTS, Menkominfo: Yang penting percepatan akses
Telkomsel bagi-bagi hadiah ke pelanggannya, ini syaratnya
Smartfren pikir-pikir ikut proyek uji coba balon internet