LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Snapchat akan lakukan 'revolusi' pasca investasi dari raksasa China

Snapchat akan lakukan 'revolusi' pasca investasi dari raksasa China. Snapchat yang merupakan aplikasi jejaring sosial yang populer namun kini makin redup karena kalah saing dengan Instagram dengan fitur Story-nya, kemungkinan akan melakukan revolusi.

2017-11-11 07:00:00
Jejaring Sosial
Advertisement

Snapchat yang merupakan aplikasi jejaring sosial yang populer namun kini makin redup karena kalah saing dengan Instagram dengan fitur Story-nya, kemungkinan akan melakukan revolusi.

Hal ini mungkin saja terjadi pasca Tencent, raksasa internet dari China, membeli 12 persen saham Snap, Inc., dengan nilai 2 milyar dollar. Tencent sendiri siap membantu membuat Snapchat lebih mudah digunakan, dengan berbagai pengalamannya membesarkan aplikasi messaging WeChat.

Selain itu, Tencent juga bisa memasukkan Snapchat di lini bisnis lainnya, termasuk game. Hal ini dikarenakan Tencent juga memegang Supercell, perusahaan game yang menelurkan game Clash of Clans.

Advertisement

Secara rinci, Tencent berbicara pada Reuters tentang revolusi Snap.

"Investasi ini memungkinkan Tencent untuk mengeksplorasi peluang kerja sama dengan perushaan [Snap] mengenai peluncuran game mobile serta newsfeed, serta berbagi keuntungan finansial dari pertumbuhan bisnis dan menetisasi di masa depan," ungkap juru bicara Tencent.

Tencent sendiri sudah berinvestasi di Snap sejak 2013 dengan nilai yang tak disebut ke publik. Selain Snap, Tencent sudah jadi backingan dari banyak perusahaan teknologi AS, seperti aplikasi chat Kik, Tesla, serta perusahaan game Activision. Di luar AS, Tencent menyuntikkan dana di Hike India, Kakao Korea Selatan, dan seperti yang dirumorkan dan masih jadi spekulasi beberapa waktu lalu, Go-Jek di Indonesia.

Advertisement

Baca juga:
Grab sudah lampaui 1 milyar perjalanan di Asia Tenggara
TADO, aplikasi tanya jawab pertanyaan apapun bareng influencer Indonesia
ShopBack dapat investasi baru USD25 juta
Startup asal Indonesia, Andalin jadi juara Arena Pitch Battle Tech in Asia 2017
Mindshare Indonesia rayakan ulang tahun ke-20
Kominfo catat baru 9 persen UMKM manfaatkan teknologi digital
Gubernur Ganjar apresiasi berdirinya AMSI Jawa Tengah

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.