LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Smartfren ujicoba teknologi Massive MIMO tembus kecepatan 59,43 Mbps

Smartfren ujicoba teknologi Massive MIMO tembus kecepatan 59,43 Mbps. Smartfren melakukan uji coba teknologi Massive MIMO Base Stations dan Multi Antenna Space Division Multiple Access (SDMA) dengan ZTE. Melalui teknologi ini mampu menghasilkan jaringan dan koneksi yang lebih stabil.

2017-01-17 08:00:00
Smartfren
Advertisement

Smartfren melakukan uji coba teknologi Massive MIMO Base Stations dan Multi Antenna Space Division Multiple Access (SDMA) dengan ZTE. Melalui teknologi ini mampu menghasilkan jaringan dan koneksi yang lebih stabil.

"Ini seperti distribusi jaringan yang memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman berbeda. Sederhanannya, seperti jalan tol yang lebar dan terbagi. Jika sebelumnya ada dua lajur, maka dengan hadirnya dua teknologi itu jumlah lajur menjadi delapan," jelas VP Technology Relations & Special Project Smartfren, Munir SP saat berbincang dengan awak media di Serpong, Banten, Senin (16/1).

Uji coba ini memiliki dua tujuan pertama untuk mengoptimalkan jaringan 4G LTE Advanced sekaligus sebagai persiapan infrastruktur menyambut era 5G.

Advertisement

"Karena 5G is all about connection stability, tanpa adanya hal itu 5G hanya akan menjadi omong kosong belaka. Sehingga apa yang kami lakukan dapat disimpulkan sebagai pre -5G project," kata Chief Technology Officer Smartfren, Christian Daigneault pada kesempatan yang sama.

Dalam kesempatan itu, dijajal pula kecanggihan teknologi tersebut. Bertempat di Teraskota Mall, BSD City, kecepatan download mampu menembus angka 59,43 Mbps dan upload mencapai 7,44 Mbps.

Advertisement

Smartfren ujicoba teknologi Massive MIMO ©2017 Merdeka.com

Teknologi ini sendiri akan digunakan berdampingan dengan Base Transceivers Station (BTS) Smartfren baik yang sudah ada maupun yang akan dibangun. Untuk awal ini, teknologi anyar ini baru ada di Jakarta dan Surabaya.

"Kuartal ketiga tahun 2017 ini, seluruh wilayah operasional Smartfren di Indonesia akan diterapkan," kata Munir.

Baca juga:
Telkomsel rilis paket layanan keuntungan premium
XL siapkan perempuan Indonesia masuk dalam ekonomi digital
Indosat Ooredoo beri edukasi literasi digital ke wanita purna TKI
Tri soal Kejar #Ambisiku: Pembentukan unit bisnis sendiri masih jauh
Tri sebut lakukan inkubasi ke empat startup ini
XL rilis kartu khusus internet

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.