LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Situs Dewan Pers kena retas, ini kata pengamat

Situs Dewan Pers kena retas, ini kata pengamat. Hari Pers Nasional sedang dirayakan. Namun, di tengah perayaan itu, situs Dewan Pers diretas. Kala dicek pada pukul 13.00 WIB, situs itu bertuliskan 'Hacked by vlyn &Dev19Feb' dengan tampilan putih.

2018-02-09 17:39:00
Dewan Pers
Advertisement

Hari Pers Nasional sedang dirayakan. Namun, di tengah perayaan itu, situs Dewan Pers diretas. Kala dicek pada pukul 13.00 WIB, situs itu bertuliskan 'Hacked by vlyn &Dev19Feb' dengan tampilan putih. Tetapi setelah dicek kembali, laman dewanpers.or.id berubah bertuliskan ‘Under Maintenance. We Will Back Soon’.

Situs Dewan Pers diretas ©2018 Merdeka.com

Kejadian itu pun membuat pakar keamanan internet dari Vaksincom, Alfons Tanujaya berkomentar. Menurutnya, dalam kasus peretasan yang dialami situs Dewan Pers, sejatinya juga pernah dilakukan sebelumnya. Perihal peretasan yang terbaru ini, bisa jadi peretas sudah menunggu hari yang pas untuk meretas situs tersebut.

Advertisement

"Jadi memang peretas sudah menunggu hari pers lalu mereka melakukan peretasan. Nilai beritanya lebih tinggi," katanya kepada Merdeka.com melalui pesan singkat.

Ia pun menyarankan kepada Dewan Pers agar ada baiknya pengelola situsnya melakukan pengamanan yang baik terhadap laman resminya.

"Melakukan patch secara teratur dan disiplin untuk semua aplikasi yang digunakan. Karena memang celah keamanan baru selalu muncul dan perlu tim yang melakukan monitoring secara berkesinambungan atas keamanan situs. Kalau kesulitan disarankan untuk menggunakan layanan pihak ketiga," jelasnya.

Advertisement

Terkait hal itu, pihak Dewan Pers tengah melakukan koordinasi agar websitenya segera pulih.

Terkait kasus ini, Merdeka.com telah menghubungi pihak Dewan Pers. Namun sampai berita ini diturunkan, kami belum mendapatkan respon.

Baca juga:
Bursa Bitcoin di Jepang kena retas, 400 juta dollar melayang
Kasus order fiktif, Lazada: sistem keamanan berfungsi baik
Kasus order fiktif Lazada sebesar 22 juta, ini kronologisnya!
Hati-hati game online mulai disusupi hacker
Ketika penyusup masuk diam-diam di aplikasi pesan instan
Peneliti Jerman ini temukan cara untuk bajak grup WhatsApp
Begini rencana BSSN dalam waktu dekat

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.