Sisi Gelap Bulan Mulai Dieksplorasi Tiongkok
Robot rover yang juga dipanggil dengan nama "Jade Rabbit 2" yang dibawa Chang'e-4 mulai menjelajahi permukaan Bulan 12 jam setelah Chang'e-4 mendarat. Robot rover ini bertugas mengirimkan sejumlah data dan foto-foto dalam resolusi kasar ke CNSA saat menjelajahi permukaan Bulan.
Setelah sukses mendarat, probe Badan Antariksa Tiongkok (CNSA), Chang'e-4, akhirnya melepas robot rovernya, Yutu 2, untuk berjalan mengeksplorasi sisi tergelap Bulan.
Dilansir Geek via Liputan6.com, Senin (7/1), robot rover yang juga dipanggil dengan nama "Jade Rabbit 2" ini mulai menjelajahi permukaan Bulan 12 jam setelah Chang'e-4 mendarat.
Robot rover ini juga mengirimkan sejumlah data dan foto-foto dalam resolusi kasar ke CNSA saat menjelajahi permukaan Bulan.
Chief Designer misi bulan untuk CNSA, Wu Weiren, mengungkap pencapaian ini sebagai langkah kecil, tetapi juga menandakan lompatan besar bagi negara Tiongkok.
Untuk informasi, Yutu 2 memiliki berat 136 kilogram. Robot rover ini juga dilengkapi dengan radar pendeteksi permukaan yang dapat membantu peneliti mempelajari lingkungan dari sisi gelap Bulan, bagaimana permukannya bisa berinteraksi dengan angin solar, dan juga mengamati proses pembentukan air di Bulan.
Uniknya, Yutu 2 juga membawa 'rumah kaca mini' yang akan menguji apakah tanaman bisa tumbuh dengan baik di Bulan. Dalam hal ini, ia membawa tumbuhan Arabidopsis.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Jeko I.R
Baca juga:
Bekas Astronot NASA Sebut Misi Kirim Manusia ke Mars Hal Konyol
536, Tahun Terburuk dan 'Tergelap' Bumi
6 Misi Besar NASA Untuk Taklukkan Antariksa
Mendaratnya Robot Geolog NASA di Mars
7 Fakta Parker Probe, 'Proyek Tak Masuk Akal' NASA untuk Gapai Matahari