Semasa hidupnya, orang mabuk pun takut dengan Steve Jobs
Para teknisi sangat takut dengan Jobs meskipun mereka sedang mabuk.
Sebagai seorang CEO, Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang sangat tempramen dan perfeksionis kepada para bawahannya. Saking menakutkannya sosok Jobs, para karyawan pun tak mau macam-macam, bahkan ketika mereka sedang mabuk.
Dilansir oleh Apple Insider (4/10), cerita ini bermula dari detik-detik jelang peluncuran iPhone terbaru. Para teknisi di balik iPhone sempat khawatir jika iPhone ini tak akan bekerja sebagaimana mestinya saat diperkenalkan di depan media nantinya.
Padahal, yang nantinya akan memperkenalkan produk ini di hadapan wartawan adalah Steve Jobs sendiri. Jika saja produk tersebut macet di tengah perkenalan, tentunya bisa dibayangkan seperti apa kemarahan yang akan dikeluarkan Jobs.
"Jika kita gagal, ini akan menjadi kesalahanmu," tiru salah seorang karyawan mengenai apa yang bisa dikatakan Jobs.
Maka, untuk menghilangkan rasa takut ini, para teknisi dan manager yang membuat iPhone kemudian mencoba menegak scotch. Scotch ini sendiri disajikan gratis saat acara peluncuran tersebut yang diselenggarakan di gedung Moscone Center.
Makin dekat waktu di mana Jobs akan tampil, maka makin banyak scotch yang diminum oleh para teknisi. Namun, dengan kondisi mabuk seperti ini, para teknisi mengaku tak ingin kebablasan.
Mereka tetap menahan diri dan tidak menunjukkan kalau sedang mabuk. Di sisi lain, mereka membutuhkan minuman ini agar tak grogi.
Semasa hidupnya, Steve Jobs memang dikenal sebagai orang yang tempramen dan sangat menuntut kerja keras dari anak buahnya. Namun, dengan tangan besinya ini terbukti Apple mampu menjadi raksasa di dunia teknologi.
TekStory lainnya:
Susan Bennett, sosok yang jadi pengisi suara Siri
Twitter mayoritas berisi ocehan kosong?
Twitter persempit sisi privasi seseorang
Twitter, si kecil cabe rawit
Berawal dari aksi usil, kini Facebook menjelma jadi raksasa
Facebook, dari kalangan mahasiswa hingga ABG alay
Sebelum Facebook, Zuckerberg buat situs berisi gadis cantik