Samsung daftarkan sertifikasi Galaxy S5 ke Kominfo
Kabarnya, Samsung akan meluncurkan produk andalannya Galaxy S5 secara global pada April mendatang
Peluncuran Samsung Galaxy S5 di Indonesia nampaknya kian dekat setelah vendor asal Korsel tersebut mendaftarkan ponsel penerus S4 itu ke Balai Uji Direktorat Jenderal SDPPI untuk didapatkan sertifikasinya.
Saat ini status sertifikasi dari produk terbaru Samsung itu adalah SP3. SP3 merupakan kepanjangan dari Surat Pengantar Pengujian Perangkat (SP3). Dengan surat ini artinya, begitu perangkat dibawa ke balai uji Postel, maka dalam waktu 25 hari sertifikat sudah dapat diterima dan produk sudah dapat dipasarkan secara komersial di Indonesia.
Namun, nama produk yang terdaftar di Balai Uji SDPPI bukanlah Galaxy S5 karena produk yang mendapat SP3 adalah Samsung SM-G900H. Dari beberapa informasi, memang disebut-sebut bahwa varian Galaxy S5 adalah SM-G900A, SM-900F dan SM-900S. Namun begitu, dimungkinkan memang ada beberapa varian untuk Galaxy S5 yang disesuaikan dengan pasar masing-masing negara.
Dari proses sertifikasi Galaxy S5 di Indonesia ini, tidak ada informasi lebih rinci mengenai bagaimana model Galaxy S5 nantinya. Hanya yang jelas, Galaxy S5 ini merupakan produk buatan China dan Korea Selatan.
Kabar semula, Samsung akan meluncurkan produk andalannya Galaxy S5 secara global pada April mendatang. Bila sertifikasi diperoleh lebih cepat sesuai jadwal, bisa jadi peluncuran Samsung di Indonesia juga bisa dilakukan bersamaan dengan peluncuran global atau selisih beberapa hari saja.
Baca Juga:
Samsung Galaxy S5 mendarat di Indonesia
[Video] Konsep Samsung Galaxy S5 tampil sangat mempesona
Dianggap tak berguna, Samsung ogah pakai wireless charger
Tampilan layar Samsung Galaxy S5 bakal mirip Windows Phone?
Ini tampilan Samsung Galaxy S5 berdasar kumpulan rumor terbaru
Tampilan home Samsung Galaxy S5 sangat elegan dan menakjubkan!