Proyek ambisius LG malah bikin G3 Screen gagal di pasaran
Padahal LG sudah menghabiskan waktu selama 2 tahun dan anggaran sebesar Rp 2,2 triliun untuk membuat prosesor sendiri.
Sepanjang tahun ini sudah banyak berita yang mengungkapkan bahwa LG memproduksi prosesor sendiri bernama NUCLUN. Hingga akhirnya lahir LG G3 Screen yang menggunakan NUCLUN Octa-core prosesor sebagai 'detak jantung'nya.
Namun dalam dua bulan terakhir usai peluncuran smartphone tersebut, dikabarkan bahwa penjualan LG G3 Screen anjlok, bahkan cukup drastis. Mengapa demikian?
Sebuah laporan yang diterbitkan Cellphones (3/12), mengungkapkan bahwa prosesor BUCLUN buatan LG rusak, sehingga berakibat pula pada penjualan LG G3 Screen.
Tak hanya itu, prosesor tersebut dikatakan adalah 'satu generasi' dari prosesor entry level produsen chip China, seperti MediaTek. Artinya, prosesor milik LG tidak lebih baik dari prosesor paling murah MediaTek. Padahal, pengembangan chipset tersebut, LG menghabiskan waktu selama dua tahun dengan total anggaran senilai USD 179 juta atau setara Rp 2,2 triliun.
Menurut laporan sumber tersebut, kendala rusaknya NUCLUN prosesor adalah downclocks clock speed yang cukup agresif saat suhu operasi meningkat. Sehingga hal tersebut mempengaruhi kinerja smartphone menjadi sangat lambat.
Hingga kini belum ada konfirmasi terkait hal ini dari LG. Namun diyakini, mereka sedang membuat sebuah pembaruan yang lebih apik untuk memperbaiki citra di mata para konsumen.
Baca juga:
Smartphone layar lengkung terbaru dari LG bakal rilis Januari
Beli LG L Fino-LG L Bello di XL, dapatkan kuota internet 7,2GB
Juli-September 2014, LG sukses jual 16,8 juta smartphone!
Samsung dan LG ikut berperang melawan Ebola
Cara buat smartphone LG tidak boros baterai