LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Prosesor Intel, ARM dan AMD dikabarkan cacat keamanan, semua komputer rentan diretas

Prosesor Intel, ARM dan AMD dikabarkan cacat keamanan, semua komputer rentan diretas. Berita menghebohkan jagat teknologi muncul dari sektor yang paling penting dalam sebuah komputer yakni chip atau prosesor. Hal ini dikarenakan kecatatan desain yang mengekspos rentannya keamanan dari semua komputer di dunia

2018-01-04 16:07:00
Teknologi
Advertisement

Berita menghebohkan jagat teknologi muncul dari sektor yang paling penting dalam sebuah komputer yakni chip atau prosesor. Hal ini dikarenakan kecatatan desain yang mengekspos rentannya keamanan dari semua komputer di dunia, dan juga perangkat-perangkat lain.

Hal ini pertama kali dilaporkan oleh ZDNet dan The New York Times, yang menyebut bahwa ada dua cacat keamanan yang bisa berpengaruh pada peretasan jaringan. Dua cacat keamanan tersebut diberi nama Meltdown dan Spectre.

Meltdown dapat berdampak pada laptop, komputer PC, serta server internet dengan chip Intel. Sementara Spectre berpotensi berdampak lebih luas, karena mampu berdampak pada prosesor smartphone, tablet, serta PC yang dimotori prosesor Intel, ARM, serta AMD.

Advertisement

Bryan Ma, seorang analis senior dari konsultan teknologi IDC, dikutip dari BBC menyebut, data center dan juga semua perangkat yang terkoneksi ke cloud juga berada dalam bahaya.

Meski hal ini terlihat sangat berbahaya dan rentan peretasan, National Cyber Security Centre (NCSC) Inggris belum menemukan adanya peretasan data yang memanfaatkan cacat keamanan ini.

Terkait isu ini, melansir berbagai sumber seperti The Verge dan Engadget, ternyata kecacatan prosesor dalam hal keamanan ternyata telah lama jadi rumor. Pada developer dan juga pakar keamanan bahkan telah mengetahui hal ini dan mencoba diam-diam merahasiakannya dari publik agar tak terjadi kepanikan masal.

Advertisement

Namun jika peretasan terjadi, hal ini akan sangat masif. IDC memperkirakan bahwa saat ini ada 1,5 triliun komputer (PC dan laptop) yang digunakan di seluruh dunia. Dari angka itu 90 persen dimotori prosesor Intel. Hal ini akan membuat Meltdown akan jadi malapetaka teknologi. Dan ingat, itu hanya komputer saja. Berbagai perangkat lain juga masih rentan terkena dampak ini.

Resiko keamanan yang mungkin terjadi

Bug yang ada dalam prosesor ini bisa dimanfaatkan oleh peretas dengan sangat besar. Hal ini dikarenakan para hacker bisa membaca berbagai informasi yang ada di memori komputer, dan mencuri informasi privat seperti password atau data kartu kredit.

Menurut analis teknologi dari ABI Research, Jake Saunders, tidak cukup jelas informasi apa yang bisa jadi beresiko diretas, namun karena kecacatan keamanan ini terekspos dengan lebar, pertanyaannya lebih kepada "apakah pihak lain (seperti hacker) bisa menemukan bug ini dan memanfaatkannya".

Cara proteksi komputer Anda

Soal cara memproteksi komputer Anda, tentu belum ada yang bisa dilakukan. Saat ini, para produsen hardware termasuk Intel, sedang memberi update keamanan serta patch, yang dapat digunakan untuk melindungi komputer Anda dari peretasan.

Saat ini, Microsoft, Apple dan Linux, yang merupakan tiga besar penguasa pasa OS komputer di dunia, kesemuanya sudah menyatakan akan menerbitkan update keamanan.

Google juga sudah menyatakan bahwa smartphone Android dengan software yang telah diupdate adalah aman dari serangan. Selain itu, pengguna berbagai produk Google seperti Gmail juga aman.

Penyedia layanan Cloud seperti Amazon Web Services dan Google Cloud juga menyatakan bahwa mereka telah memberi patch keamanan terbaru di platformnya, dan akan memberi pembaruan yang lebih dengan segera.

Baca juga:
Baidu dan BlackBerry kerja sama kembangkan mobil otonom
LG pamerkan TV dengan AI dan prosesor pengolah warna di CES 2018
Awal tahun, Spotify digugat Rp 21,6 triliun
8 Alternatif mata uang kripto selain Bitcoin
WeChat bantah simpan riwayat obrolan pengguna
Dilanda masalah finansial, CEO LeEco justru tak mau pulang ke China
iPhone jadi perangkat teknologi paling laris di 2017

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.