Printerous, wadah kreativitas untuk seniman lokal di Indonesia
Sebuah layanan cetak kreatif online yang kini hadir untuk menjembatani seniman lokal
Karya seni seseorang tidak bisa begitu saja diabaikan. Potensi untuk menjadi orang yang kreatif harusnya mempunyai wadah tersendiri, apa lagi Indonesia memiliki begitu banyak seniman lokal untuk mengembangkan karya seni yang ada.
Berlatar belakang hal tersebut, ada sebuah layanan cetak kreatif online yang kini hadir untuk menjembatani seniman lokal, yaitu Printerous. Nama Printerous sendiri merupakan gabungan kata print dan monterous yang bermakna sesuatu yang besar.
Founder Printerous, Kevin Osmond mengaku bahwa kehadiran Printerous berdasarkan pengalaman dirinya yang prihatin akan kurangnya apresiasi terhadap hasil karya desainer lokal.
Kevin berkeinginan agar Printerous menjadi semakin besar sehingga bisa membantu para seniman yang memiliki potensi. Adanya Printerous kini, membuat kekhawatiran apresiasi terhadap desainer lokal lambat laun sirna. Sudah ada 700 artwork dan 150 orang yang bergabung di Printerous.
Para seniman ini mengaplikasi beberapa produk yang beragam, seperti canvas arts, frame arts, iphone cases, throw pillows, notebooks, ipad cases, macbook skins, tote bags, greeting cards dan t-shirts.
Untuk harga, Printerous menawarkan mulai harga Rp 35 ribu hingga Rp 1 juta. Dengan harga yang cukup terjangkau, pihaknya mengungkapkan bahwa kualitasnya tetap tidak dikorbankan.
Adanya Printerous juga didukung oleh Triawan Munaf selaku Ketua Badan Ekonomi Kreatif sebagai marketplace untuk seniman lokal dan pelanggan. Printerous dirasa turut membantu pertumbuhan ekonomi kreatif yang diusung kaum muda.
"Ide bisnis berbasis teknologi seperti ini, sesederhana apapun, bila berjalan lancar dan didukung masyarakat pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan ekonomi bangsa", ujar Triawan.
(mdk/lar)