Printerous sangat cermat saat kurasi mitra percetakan
Printerous aangat cermat saat kurasi mitra percetakan. Printerous, platform percetakan online, yang dikembangkan sejak 2012 sudah bermitra dengan lebih dari 100 usaha percetakan di 20 kota besar di Indonesia.
Printerous, platform percetakan online, yang dikembangkan sejak 2012 sudah bermitra dengan lebih dari 100 usaha percetakan di 20 kota besar di Indonesia. Meski memiliki ratusan mitra percetakan, Printerous mampu memberikan standar pelayanan yang tinggi kepada para konsumennya, terutama konsumen korporasi yang memiliki kebutuhan khusus dan cepat.
Bagaimana caranya?
Kevin Osmond, Chief Executive Officer (CEO) Printerous, berani buka-bukaan soal ini. Dia mengungkapkan, pihakanya mempunyai beberapa tahapan saat melakukan kurasi percetakan. Pertama, tipe mesin percetakan harus standar. Untuk percetakan digital, standar mesinnya adalah HP Indigo, sedangkan percetakan offset adalah Heidelberg SM-74. Kedua, kami melakukan kunjungan ke percetakan yang bersangkutan sekaligus mengecek kelengkapannya seperti mesin potong kertasnya. Ketiga, mengenal dengan baik pemilik usaha percetakan beserta jejak rekamnya, sehingga mitra kami mampu memproduksi dengan standar dan kualitas Printerous.
"Kami juga memiliki production supervisor di setiap kota supaya sesuai dengan keinginan klien," ujar Kevin pada Merdeka.com, usai memperkenalan layanan baru di segmen korporasi, Printerous PRO Account, di Jakarta, kemarin (25/10).
Kata Kevin, platform yang udah berusia lima tahun ini sejatinya membawa manfaat besar pada usaha percetakan, yang kebanyakan bersifat usaha keluarga dan kondisinya kekurangan produksi atau undercapacity. Dia mengibaratkan Printerous serupa dengan jasa ojek online yang marak di Tanah Air.
"Jadi kami memberikan orderan secara kontinu kepada mereka sehingga penjualan mereka juga meningkat," pungkasnya.
Saat ini konsumen Printerous terdiri dari tiga segmen, yakni individu, usaha kecil-menengah (UKM), dan korporasi. Untuk segmen korporasi, jumlahnya mencapai 40 perusahaan.
Sementara tiga produk yang kini banyak dicetak oleh Printerous adalah kartu nama, materi promosi, dan kemasan untuk perusahaan dagang online (e-commerce).
Baca juga:
Pelaku e-commerce jadi incaran utama J&T Express
Miniso buka toko online di lima e-commerce terkemuka
Induk perusahaan Shopee umumkan IPO di New York Stock Exchange
Ingin tambah jumlah driver, Grab dapat pinjaman 9,5 T
Sticar, startup lokal penyedia layanan iklan di kendaraan
LocalStartupFest kembali hadir tahun ini
Alibaba Mobile Business Group luncurkan UC Ads di Indonesia