LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

PON XX Papua 2021 Digelar, BSSN Bentuk Satgas Keamanan Siber

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan bahwa secara umum, kondisi Papua aman untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX tahun 2021.

2021-10-07 11:34:00
PON XX Papua
Advertisement

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan bahwa secara umum, kondisi Papua aman untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala BSSN Hinsa Siburian yang hadir di Papua pada pembukaan PON XX secara langsung, sekaligus meninjau kesiapan pengamanan siber dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dalam siaran pers di laman resminya, Kamis (7/10), BSSN mengatakan bahwa mereka mendukung pelaksanaan PON XX Papua 2021 melalui pengamanan teknologi informasi dan komunikasi pendukung.

Advertisement

Hinsa juga mengatakan bahwa mereka sudah melakukan kolaborasi dengan pihak terkait di antaranya Kementerian Komunikasi dan Informatika, Polri, TNI, BIN, dan Telkom Indonesia.

"Faktor jaringan internet dan keamanan siber sangat diperlukan. Secara umum, kondisi Papua aman untuk penyelenggaraan PON XX," kata Hinsa.

Advertisement

Bentuk Satgas

BSSN mengatakan telah membentuk satuan tugas tanggap insiden keamanan siber pada pelaksanaan PON XX, untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan kerentanan sistem.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai upaya security continous monitoring terhadap sistem teknologi informasi (TI) tersebut.
BSSN juga mengungkapkan beberapa tugas yang mereka emban. Pertama adalah melakukan IT Security Assesment (penilaian kerentanan) terhadap sistem IT yang digunakan.

Tugas lainnya adalah melakukan monitoring anomali trafik internet dan menyelenggarakan cyber threat intelligence dan forensik digital.

Lebih lanjut, mereka juga memaksimalkan koordinasi dengan Computer Security Incident Response Team (CSIRT), yang telah dibentuk di beberapa kementerian dan pemerintah daerah.

"CSIRT berfungsi untuk membangun dan mengkonsolidasikan sistem proteksi pada seluruh infrastruktur informasi vital dengan tujuan melindungi sistem pemerintahan berbasis elektronik," kata mereka.

Sumber: Liputan6.com / Giovani D. Prasasti

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.