Pertama Kali Dalam Sejarah, 17 Ribu Karyawan NASA Kerja Dari Rumah
Pertama Kali Dalam Sejarah, 17 Ribu Karyawan NASA Kerja Dari Rumah
NASA akhirnya mengkoordinasikan seluruh karyawannya yang berjumlah 17.000 orang untuk bekerja dari rumah, menyusul pandemi virus corona yang menyerang secara global.
Melansir Business Insider, hanya beberapa kelompok penting yang tetap di kantor NASA untuk bekerja.
Hal ini diumumkan oleh Jim Bridenstine, administrator agen antariksa AS tersebut.
"Efektif segera, semua karyawan dan kontraktor akan pindah untuk bekerja dari rumah hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis Bridenstine.
"Personil yang penting akan tetap diberi akses ke lokasi (kantor)," tutupnya.
Kebijakan work from home NASA ini dicanangkan karena Bridenstine mencatat bahwa ternyata ada karyawan yang dites positif terjangkit Covid-19.
Kasus ini dikonfirmasi pada Selasa (17/3) malam lalu, di Pusat Penelitian Ames NASA di Mountain View, California, dan Pusat Penerbangan Antariksa Marshall di Huntsville, Alabama.
"Sangat penting bahwa kita mengambil langkah pencegahan untuk menggagalkan penyebaran virus lebih lanjut di antara karyawan dan konunitas NASA," tambah Bridenstine.
Hal ini adalah yang pertama kalinya NASA berada dalam situasi ini. Sebelumnya, markas NASA sangat aktif untuk mencanangkan berbagai misi dan proyek yang sedang dijalankan.
(mdk/idc)