LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Persaingan e-commerce asing, MatahariMall fokus ke konsumen

Kini hanya 28 persen transaksi saja yang berasal dari Jabodetabek.

2016-09-09 18:35:00
Digital Startup
Advertisement

Menilik data dari dari riset Google dan Temasek Singapura, memprediksikan pasar online di Indonesia mencapai USD 81 miliar di 2025. Angka itu tentu saja membuat bergairah lagi bagi para pemain e-commerce Tanah Air. Meski begitu, hal ini juga membuat pemain asing ikut juga meramaikan persaingan di industri ini.

"Kita lihat dengan mereka (e-commerce asing -red) mau masuk ke Indonesia, artinya konfirmasi besarnya market ini benar," ujar CEO MatahariMall.com, Hadi Wenas saat jumpa pers di kantor MatahariMall.com, Jakarta, Jumat (09/09).

Dikatakannya, MatahariMall.com tak akan gentar menghadapi para e-commerce asing yang masuk ke Indonesia. Bagi mereka, menghadapi persaingan akan lebih semangat.

Advertisement

"Kami masih muda-muda dan merasa siap untuk bersaing. Apalagi group besar kita (Lippo Group) sudah punya pengalaman bersaing dengan pemain internasional. Jadi, intinya strategi kami fokus pada customer. Apalagi kita lebih tahu konsumen orang Indonesia," tuturnya.

Wenas pun menceritakan pertumbuhan MatahariMall.com selama setahun. Pada tahun pertama MatahariMall.com, berhasil menjangkau 483 dari 514 kota di Indonesia.

"Artinya, sudah lebih dari 93 persen dari seluruh kota kabupaten yang ada di Indonesia," terang dia.

Advertisement

Jika pada awal berdiri, transaksi didominasi dari wilayah Jabodetabek, kini justru hanya 28 persen transaksi saja yang berasal dari Jabodetabek. Hal ini terlihat dari data penjualan pada saat Lebaran kemarin, kota Magelang memiliki pertumbuhan order hingga 1241 persen.

"Performa MatahariMall.com yang gemilang ini salah satunya merupakan hasil dari Online-to-Offline (O2O) yang memungkinkan customeruntuk membeli barang secara online di MatahariMall, dan mengambilnya di titik-titik O2O (PickUp&PayCOD) di seluruh Indonesia," tuturnya.

Baca juga:
Anak muda perlu ciptakan inovasi dan perkuat hubungan bilateral
Begini kiprah ShopBack selama di Indonesia
Tokopedia kirim tim ikut Sequoia Hack di India
Kemkominfo sebut telah gerak cepat tangkal prostitusi online
Mau bikin 'Big Thing'? Gabung di program 'Entrepreneur in Residence'
Ini daftar pemenang startup weekend Jakarta 2016

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.