Peredaran Smartphone BM Masih Banyak
Peredaran Smartphone BM Masih Banyak
Tak bisa dimungkiri peredaran smartphone Black Market (BM) atau illegal masih besar. Karena masuknya tak resmi, Erajaya Grup mengakui peredaran barang Black Market (BM) atau illegal memengaruhi penjualan unit brand smartphone yang menjadi tanggung jawabnya.
Menurut CEO Erajaya, Hasan Aula, ada beberapa brand smartphone yang beredar secara illegal yang jumlahnya cukup besar di pasar.
"Brand-brand tertentu jumlah barang BM yang beredar masih besar," ujar Hasan usai acara Erajaya EraVersary di Jakarta, Kamis (20/12).
Lebih lanjut dikatakan Hasan, salah satu brand yang masih memilliki barang BM besar adalah Xiaomi. Tetapi, prosentase jumlahnya dinamis, tergantung dari seri yang tidak diluncurkan di Indonesia. Perkiraannya sekitar 30-40 persen.
"Selain itu juga ada. Kembali lagi tergantung dari brand-nya," jelasnya.
Sayangnya, Hasan enggan mengungkapkan brand smartphone mana lagi yang masih memiliki barang BM dengan jumlah besar. Meski begitu, pihaknya tak tinggal diam. Kata Hasan, Erajaya secara terus menerus telah melakukan kerja sama dengan pemerintah.
"Kami memberikan informasi ke pemerintah dalam hal ini Bea Cukai. Selain itu juga, kepada principle. Hanya itu langkah yang bisa kita lakukan," terangnya.
Baca juga:
Ini Smartphone Pertama yang Usung Snapdragon 855
Sedikit Lagi, Huawei Berhasil Kapalkan 200 Juta Smartphone di 2018
Remaja ini Meregang Nyawa Ketika Cas Hape Sambil Pakai Earphone
Tips Mudah dan Berguna untuk Buka Aplikasi yang Baru Anda Tutup di Android
Kisah Luar Biasa iPhone Selamatkan Nyawa 8 Orang di Tengah Samudera
Huawei Nova 4: Smartphone Cantik dan Bertenaga Dengan Kamera Dalam Layar!
RealMe U1 Gelar Penjualan Online Pada 20 Desember, Harga 2,5 Jutaan!