Perang antara Apple dan Qualcomm masuki babak baru
Perang antara Apple dan Qualcomm masuki babak baru. Apple dan Qualcomm sudah lama berseteru, dan tiap waktu sepertinya babak baru selalu dibuka.
Apple dan Qualcomm sudah lama berseteru, dan tiap waktu sepertinya babak baru selalu dibuka.
Setelah sebelumnya kedua raksasa teknologi tersebut bersinggungan karena Qualcomm adalah pemasok modem baseband untuk iPhone, dan Apple menganggap Qualcomm memonopoli pasar dan mengenakan 5 kali biaya produksi modem baseband pada Apple, kini mereka berseteru soal paten prosesor.
Melansir laporan dari Reuters, Apple mengklaim bahwa Qualcomm melanggar delapan paten prosesor Apple dalam hal kekuatan batrerai. Detilnya, Apple menuduh Qualcomm melakukan 'kejahatan' ini di Snapdragon 800 dan Snapdragon 820, yang merupakan jajaran prosesor flagship tahun lalu dan dua tahun lalu.
Paten ini mencakup teknologi canggih yang membantu prosesor menyedot sedikit daya dari baterai, sehingga prosesor ini jadi otak hematnya daya sebuah smartphone.
Sebelum Apple menuntut Qualcomm atas hal ini, Qualcomm terlebih dulu melakukannya dengan menuntut Apple di pengadilan atas pelanggaran 6 paten.
Dalam hal ini, Qualcomm berada posisi yang kurang strategis. Pasalnya, klaim Apple diamini oleh banyak regulator di beberapa negara, termasuk AS. Samsung dan Intel, raksasa teknologi yang juga produsen chip, juga dilaporkan membantu kasus yang ditangani oleh komisi perdagangan federal AS ini. Sehingga Qualcomm sedang agak terjepit.
Baca juga:
iPhone X bakal jadi 'senjata maut' jangka panjang buat Apple
Indonesia jadi salah satu tolok ukur kesuksesan produk Google
Kelewat seksi, wanita ini dibanned berkali-kali oleh Instagram
Agar kuota mobile internet tak cepat habis
Inves di IDN Media, East Ventures masih 'lapar' di startup Indonesia
Daikin pasarkan produk AC berteknologi inverter di segmen hunian dan komersial
Rusia berencana ciptakan internet independen untuk negara BRICS