LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Pengiklan meningkat, Instagram terbukti 'subur' mengembangkan bisnis

Pengiklan meningkat, Instagram terbukti 'subur' mengembangkan bisnis. Secara global, ada 500.000 pengiklan yang mengembangkan bisnis di Instagram. Hal ini dipicu 'Instagram Business Tools,' yang memudahkan pebisnis berinteraksi dengan konsumen. Di Indonesia, yang getol promosi di Instagram adalah Bukalapak dan W'dank.

2016-09-23 14:10:00
Instagram
Advertisement

Sejak 'disisipi' iklan , ternyata Instagram laris manis jadi 'lapak' para pengiklan. Secara global, ada 500.000 pengiklan yang mengembangkan bisnisnya di Instagram. Angka ini berkembang dua kali lipat sejak enam bulan yang lalu, di mana Instagram menyebutkan bahwa jumlah pengiklan di platform sharing foto tersebut ada 200.000 pengiklan.

Instagram laris menjadi lapak pengiklan di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada.

Sepertinya hal ini terjadi dipicu karena beberapa bulan lalu Instagram meluncurkan 'Instagram Business Tools,' yang berupa akun profil bisnis yang memudahkan para pemilik bisnis terhubung dengan konsumen. Fitur ini membuat 1,5 juta pemilik bisnis mengubah akun Instagram mereka menjadi business profile. Dari aplikasi tersebut, pebisnis dapat mempelajari apa yang diinginkan audiens melalui fitur 'insights' dan mempromosikan kiriman tentang bisnis mereka langsung dari aplikasi itu sendiri.

Advertisement

Di Indonesia, beberapa yang getol melakukan promosi di Instagram adalah marketplace online Bukalapak, serta minuman W'dank. Brand Awareness masyarakat terhadap Bukalapak makin tinggi dengan ditampilkannya iklan video, foto, dengan selera humor unik yang tentu akan menyentil tawa masyarakat. Sementara W'dank, salah satu merek dari Nutrifood, membawa nilai 'kebanggaan nasional' karena memang senada dengan berbagai produknya yang merupakan minuman khas daerah di Indonesia.

Hal ini harusnya bisa menginspirasi para pebisnis, terutama skala kecil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan produk mereka. Bahkan berdasar data resmi dari Instagram, para 50 persen 'Instagrammer' mengikuti sebuah akun bisnis, dan 60 persen Instagrammer mempelajari produk dan berbagai layanan baru di Instagram.

Baca juga:
Bun drop, tren cantik baru buat ajang pamer rambut indah
Instagram mulai terapkan fitur saring komentar miring
Begini cara ilmuwan tahu orang depresi lewat foto Instagram
Justin Beiber hapus akun Instagram, ada apa?
Awas, akun Instagram diretas jadi tempat promosi kencan dewasa
Awas, hacker mampu ubah akun Instagram bak situs porno

Advertisement
(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.