LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Peneliti Inggris uji cobakan 'Bunglon beracun' berbahaya

Bunglon beracun ini dapat menginfeksi semua komputer dan mampu menyebar melalui jaringan Wi-Fi.

2014-02-27 06:03:00
Teknologi
Advertisement

Seperti sebuah ungkapan lama bahwa tidak ada kata aman di setiap jaringan yang terhubung dengan internet. Hal tersebut terbukti dengan diujicobakannya sebuah "Bunglon beracun" baru-baru ini.

Sebuah hasil uji coba bernama Chameleon ini apabila diibaratkan dalam dunia manusia semacam flu yang dapat dengan cepat menyebar. Si Bunglon ini pertama kali diciptakan dan diujicobakan oleh para peneliti dari University of Liverpool, Inggris.

Para peneliti mencoba menangkis anggapan bahwa malware atau virus tidak dapat menyebar melalui jaringan Wi-Fi dan akhirnya melalui penelitiannya, mereka berhasil mematahkan anggapan itu.

Seperti yang dikutip dari The Hacker News (26/02), dalam penelitian tersebut, para peneliti membuat sesuatu mirip dengan malware atau virus yang cara kerjanya menginfeksi jaringan nirkabel dan akhirnya menyebar tidak hanya kepada satu korban saja, namun dapat menyebar ke perangkat mana saja yang juga menggunakan jaringan tersebut.

Walaupun dikatakan mampu menyebar melalui jaringan Wi-Fi ke titik akses ke jalur akses, namun Chameleon ini tidak mempengaruhi kerja dari Wireless Access Point.

Selain itu, si Bunglon juga memiliki kemampuan lain yaitu dapat mengidentifikasi poin akses jaringan Wi-Fi yang dilindungi oleh enkripsi dan password atau tidak.

Tidak hanya itu saja, Chameleon juga dapat menjadi ancaman serius bagi keamanan jaringan Wi-Fi karena serangannya tidak dapat terdeteksi oleh semua antivirus apapun atau juga Wireless Intrusion Detection System (IDS).

Tentu saja, apabila Bunglon ini lepas ke pasaran atau dimiliki orang-orang yang tidak bertanggung jawab, maka yang patut dikhawatirkan adalah jaringan Wi-Fi yang dibuka sebagai fasilitas publik seperti di airport, rumah sakit atau sejenisnya.

Baca juga:
Jangan gunakan ponsel di jam ini demi kesehatan!
Baju zirah berteknologi ini lindungi penggunanya dari luka
Peneliti Inggris uji cobakan 'Bunglon beracun' berbahaya
Kondom pun segera dialiri listrik
Unik, rokok ini bisa digunakan untuk menelepon

(mdk/das)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.